Kesehatan

Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 17 Mei 2021
Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya

Mengetahui tanda-tanda kesalahan dalam menyikat gigi. (Foto: Pixabay/@slavoljubovski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENYIKAT gigi mungkin sebuah hal yang sepele, tapi impaknya cukup signifikan. Sama seperti mandi, menggosok gigi adalah hal yang perlu dilakukan setiap hari agar kesehatan mulut terjaga. Namun, masih ada orang yang melakukan kesalahan saat menyikat gigi.

Padahal jika tidak dilakukan dengan benar, hal ini dapat menyebabkan masalah serius lho. Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa cara menyikat gigi kita selama ini salah?

Baca juga:

Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?

1. Menyikat gigi tepat setelah makan atau minum

Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya
Ternyata menyikat gigi sesaat setelah mengonsumsi makanan asam akan merusak enamel gigi. (Foto: Unsplash/@Diana Polekhina)

Selama ini kamu mungkin berpikir bahwa menyikat gigi sesaat setelah mengonsumsi makanan adalah hal yang tepat. Sebab semakin cepat menggosoknya, semakin baik pula efeknya, bukan?

Sayangnya, anggapan ini kurang tepat. Apalagi jika kamu baru saja memakan atau meminum sesuatu yang asam. Sebab menyikat gigi setelah mengonsumsi camilan asam malah dapat menghilangkan enamel pelindung gigi.

Dokter gigi di Mayo Clinic merokomendasikan pasien untuk menunggu setidaknya 30 menit sebelum menggosok gigi. Jika kamu ingin menyegarkan napas setelah makan tanpa membahayakan enamel, cobalah penyegar napas, obat kumur, atau menggosok lidah.

2. Ada plak kuning di gigi

Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya
Noda kuning di gigi menunjukkan kamu tidak menyikat gigi dengan benar. (Foto: Pixabay/@slavoljubovski)

Tanda berikutnya yang menunjukkan kamu salah menyikat gigi adalah adanya sisa plak kuning atau makanan. Demikian seperti dikutip dari laman Insider.

Joshua Golden, DDS menyebutkan bahwa jika gigimu terasa lengket atau tampak kuning bahkan setelah disikat, ini artinya kamu belum melakukannya dengan benar.

Plak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi secara menyeluruh. Jadi pastikan menyikat selama dua menit penuh agar dan jangkau seluruh bagian mulut.

Baca juga:

Tidak Dicabut, Gigi Gingsul Bisa Timbulkan Efek

3. Napas bau

Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya
Jangan lupa menyikat lidah agar tidak menimbulkan bau mulut. (Foto: Pixabay/@kreatikar)

Sehabis sikat gigi, harusnya kamu akan mendapatkan nafas yang segar. Namun, jika yang kamu dapatkan adalah hal sebaliknya, berarti ada yang salah dalam caramu menyikat gigi. Bau mulut terjadi akibat penumpakan bakteri di lidah.

Ini jelas masalah, apalagi mengingat situasi pandemi mengharuskanmu mengenakan masker. Orang lain mungkin tidak akan terganggu, tapi kamu pasti akan merasa tak nyaman. Untuk mengatasinya, jangan lupa untuk menyikat lidahmu atau mencoba pengerik lidah.

4. Menyikat gigi membuat gusi berdarah

Tanda Kamu Salah Menyikat Gigi dan Solusinya
Jika gusi berdarah, artinya kamu menyikat gigi terlalu keras. (Foto: Unsplash/@Diana Polekhina)

Apakah kamu pernah berdarah saat sedang mengosok gigi? Jika iya, artinya kamu mungkin telah melakukan kesalahan dalam menyikat gigi.

Menyikat terlalu keras dapat membuat gusi iritasi sehingga rentah berdarah. Solusinya, cobalah untuk menggosok gigi dengan lebih perlahan dan belilah sikat dengan bulu yang lebih lembut. (sam)

Baca juga:

5 Makanan yang Dapat Memutihkan Gigi

#Kesehatan #Kesehatan Mulut #Perawatan Gigi #Gigi #Sikat Gigi
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan