5 Makanan yang Dapat Memutihkan Gigi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 20 Januari 2021
5 Makanan yang Dapat Memutihkan Gigi

Beberapa makanan alami ini bisa bantu gigimu menjadi lebih putih. (Foto: unsplash/Lesly Juarez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUBAHAN warna pada lapisan luar gigi atau enamel merupakan hal yang wajar. Meskipun umum terjadi, pasti hal ini akan menurunkan rasa percaya diri kamu.

Sementara itu, untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengembalikan gigi menjadi putih. Jika konsultasi ke dokter gigi, mereka akan menawarkan pemutih yang kemungkinsn harganya mahal. Selain itu, ini juga mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi gigi dan gusi.

Baca juga:

Manfaat Menakjubkan Teh Hijau

Solusi terbaik adalah dengan memilih bahan alami. Salah satu pilihannya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat memutihkan gigi secara alami.

Melansir laman Healthline, ada beberapa bukti menyatakan bahwa makanan ini bekerja untuk memutihkan gigi. Walaupun sebagian masih bersifat teoritis, namun tidak ada salahnya untuk kamu coba.

1. Stroberi

Stroberi memiliki kandungan untuk memutihkan gigi. (Foto: pexels/Anastasia Zhenina)
Stroberi memiliki kandungan untuk memutihkan gigi. (Foto: pexels/Anastasia Zhenina )

Stroberi mengandung asam malat yang memiliki khasiat pemutih. Selain itu, asam malat juga dapat meningkatkan produksi air liur pada penderita mulut kering. Air liur bisa melindungi gigi dari kerusakan yang menjadi penyebab umum perubahan warna, dengan membersihkan makanan dan kotoran.

2. Semangka

Hilangkan noda di gigi dengan semangka. (Foto: pexels/Pixabay)
Hilangkan noda di gigi dengan semangka. (Foto: pexels/Pixabay)

Semangka memiliki lebih banyak asam malat daripada stroberi. Asam malat dapat berperan dalam mencerahkan gigi dan meningkatkan produksi air liur.

Beberapa orang juga mengatakan tekstur semangka yang berserat, mampu menggosok gigi dan membantu menghilangkan noda. Namun, tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim ini.

Baca juga:

Cara Merawat Kulit Leher Tetap Kencang

3. Nanas

Nanas dapat larutkan noda pada pelikel gigi. (Foto: pexels/Any Lane)
Nanas dapat larutkan noda pada pelikel gigi. (Foto: pexels/Any Lane)

Gigi dilapisi dengan pelikel atau lapisan protein saliva. Lapisan pelikel bertugas melindungi gigi, tetapi juga menyerap pigmen dari makanan yang bisa menyebabkan noda.

Selain itu, lapisan pelikel juga menghasilkan bakteri yang menempel pada gigi. Jika bakteri menumpuk, dapat menyebabkan perubahan warna gigi.

Nah, nanas dapat melarutkan pelikel secara alami. Buah ini mengandung enzim proteolitik yang disebut bromelain. Enzim proteolitik dapat memecah protein, termasuk yang ada di lapisan pelikel.

4. Pepaya

Pepaya melindungi munculnya plak gigi. (Foto: pexels/alleksana)
Pepaya melindungi munculnya plak gigi. (Foto: pexels/alleksana)

Sama seperti nanas, pepaya juga mengandung enzim proteolitik. Enzim dalam pepaya disebut dengan papain. Ini juga dapat memecah protein yang bisa menurunkan lapisan pelikel. Hal ini dapat membantu mengurangi noda dan melindungi dari pembentukan plak.

5. Susu

Susu dapat perbaiki gigi berlubang. (Foto: pixabay/Couleur)
Susu dapat perbaiki gigi berlubang. (Foto: pixabay/Couleur)

Asam laktat dalam susu juga bisa mencerahkan enamel pada gigi. Ini juga dikatakan dapat merangsang produksi air liur yang dapat membantu membersihkan bakteri penyebab gigi berlubang.

Protein dalam susu yaitu kasein juga dapat mencegah perubahan warna pada gigi, memperbaiki gigi berlubang dan mencegah penumpukan plak. Makanan olahan susu lainnya seperti keju dan yogurt juga mengandung asam laktat dan kasein yang memiliki efek serupa. (Scp)

Baca juga:

Sebaiknya Hindari Gorengan, Risiko Sakit Jantung dan Stroke

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan