Kesehatan

Manfaat Menakjubkan Teh Hijau

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 Januari 2021
Manfaat Menakjubkan Teh Hijau

Teh hijau punya banyak manfaat kesehatan. (foto: pixabay/appledeng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA penikmat teh tentu tak asing lagi dengan teh hijau. Teh yang satu ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan, salah satunya menurunkan berat badan.

Namun, enggak cuma itu manfaat teh hijau. Seperti dilansir Go-Dok, berikut manfaat teh hijau bagi kesehatan.


1. Meningkatkan Kesehatan

Teh hijau tidak hanya minuman. Teh hijau mengandung sekitar 30% polifenol yang memiliki efek mengurangi peradangan dan membantu melawan kanker serta mengandung sejumlah besar katekin yang disebut EGCG. Katekin adalah antioksidan alami yang membantu mencegah kerusakan sel dan memberikan manfaat lain.

Sementara itu, EGCG (epigallocatechin gallate) merupakan salah satu senyawa paling kuat dalam teh hijau. Zat-zat tersebut dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh, melindungi sel dan molekul dari kerusakan. Radikal bebas itu dikenal memainkan peran dalam penuaan dan segala macam penyakit. Teh hijau juga memiliki sejumlah kecil mineral yang penting bagi kesehatan.


2. Membuat Lebih Cerdas

Ternyata di dalam teh hijau ada bahan aktif utama yaitu kafein yang dikenal sebagai stimulan. Memang kandungannya tidak sebanyak di kopi, tetapi cukup menghasilkan respons tanpa menyebabkan efek gelisah yang terkait dengan terlalu banyak kafein.

Teh hijau juga memiliki asam amino L-theanine yang mampu melintasi penghalang darah otak.

Studi menunjukkan bahwa kafein dan L-theanine dapat memiliki efek sinergis. Kombinasi keduanya sangat ampuh dalam meningkatkan fungsi otak.


3. Menurunkan Berat Badan

Teh hijau telah terbukti dapat meningkatkan tingkat metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak dalam jangka pendek, meskipun tidak semua penelitian setuju. Mengingat teh hijau dapat meningkatkan metabolisme dalam jangka pendek, teh ini dapat efektif membantu Anda menurunkan berat badan dan untuk mengurangi lemak perut yang berbahaya.


4. Mengurangi Risiko Beberapa Jenis Kanker

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang disebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Teh hijau merupakan sumber antioksidan yang sangat kuat, sehingga dapat mengurangi risiko kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peminum teh hijau memiliki risiko lebih rendah dari berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat dan kanker kolorektal.


5. Meningkatkan Kesehatan Gigi

Rajin mengonsumsi teh hijau akan bermanfaat untuk kesehatan gigi Anda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa katekin dalam teh hijau dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan beberapa virus. Hal itu dapat menurunkan risiko infeksi dan mengarah pada perbaikan kesehatan gigi, risiko karies yang lebih rendah, dan mengurangi bau mulut.

Ayo, mulai minum teh hijau.(*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan