Kecantikan

Cara Merawat Kulit Leher Tetap Kencang

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 20 Januari 2021
Cara Merawat Kulit Leher Tetap Kencang

Cara mudah kencangkan kulit leher di rumah. (Foto: Pexels/Valeria Boltneva )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KULIT pada area leher memiliki lapisan yang lebih tipis. Ini yang membuat kulit leher lebih cepat kendur dan lebih cepat mengalami tanda-tanda penuaan lainnya.

Nah, agar kekencangan kulit leher tetap terjaga, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan di rumah, tanpa harus pergi ke dokter kecantikan. Mulai dari memilih skin care yang tepat, hingga melakukan olahraga khusus. Untuk tahu lebih lengkapnya, berikut lima cara merawat kulit leher agar tetap kencang, seperti dilansir laman Byrdie.

Baca Juga:

5 Mitos Tentang Perawatan Kulit, Sering Keliru yang Mana?


1. Gunakan skin care yang mengandung retinol

leher
Pilih pelembap atau serum yang mengandung retinol untuk leher. (Foto: Pexels/Shiny Diamond)


Aplikasikan pelembap atau serum yang mengandung retinol agar leher tampak lebih kencang. "Retinol adalah vitamin yang membantu mempercepat pergantian sel dan meningkatkan produksi kolagen,” ungkap Heather Woolery-Lloyd, dermatolog asal Miami.

Ia menambahkan, retinol juga telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) di AS, sebagai perawatan pencegahan kerutan dan efektifitasnya sudah dibuktikan melalui berbagai uji klinis.


2. Pijit wajah saat menggunakan skin care

leher
Arahkan pijatan ke atas saat memakai skin care di area leher. (Foto: Pexels/cottonbro)


Menurut Helen Flamenbaum, MD, dermatolog asal New York, area leher lebih cepat mengalami penuaan.
"Kulit pada leher kamu lebih tipis daripada wajah dan otot, serta jaringannya lebih lemah," ujarnya.

Flamenbaum menyarankan agar kita berhati-hati saat mengaplikasikan skin care pada area leher. Kamu hanya perlu oleskan skin care dengan pijatan ke arah atas, agar tidak cepat keriput dan kendur.


3. Rutin memakai sunscreen

leher
Gunakan suncreen di leher. (Foto: Pixabay/AdoreBeautyNZ )


Flamenbaum menjelaskan bahwa UVA dan UVB bisa menyebabkan proses penuaan jadi lebih cepat di area leher. Tak hanya melindungi dari sinar matahari, sunscreen juga bisa mengurangi penurunan jumlah kolagen dalam kulit.

Para ahli menyarankan agar kamu memakai sunscreen yang mengandung mineral. Sebab, kandungan ini biasanya lebih aman digunakan untuk kulit sensitif seperti pada area leher.

Baca Juga:

Efek Samping Vaksin COVID-19 Bagi Pemilik Filler Wajah

4. Lakukan olahraga leher

leher
Senam leher menjaga kulit tetap kencang. (Foto: Unsplash/Catherine)

Kamu tahu enggak sih kalau ternyata ada senam leher? Nah, meskipun belum ada penelitian khusus mengenai efektifitas senam leher ini, tapi bukan berarti tidak patut kamu coba.

Caranya cukup mudah. Pertama arahkan kepala ke atas agar dagu mengarah ke depan. Selanjutnya, kerutkan bibir dan lakukan gerakan seperti mencium untuk menarik otot leher. Tahan gerakan ini selama lima detik dan ulangi hingga 10 kali.


5. Gunakan face roller

leher
Face roller ampuh mengencangkan kulit leher. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch )


Tak hanya berguna untuk mengencangkan wajah, face roller juga berguna untuk leher. Dengan gerakan yang tepat, ini bisa membantu mengurangi kadar air di leher dan memperlancar peredaran darah. Pastikan kamu mengarahkan face roller ke atas. Jadi dari pangkal leher, gerakkan alat ini ke arah dagu. Selain membantu mengencangkan kulit leher, face roller juga membantu skin care jadi lebih cepat meresap. (scp)

Baca Juga:

Gunakan Aromaterapi Agar Kerja Lebih Produktif

#Kecantikan #Kesehatan #Kulit Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan