Kesehatan

Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 09 Mei 2021
Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?

Untuk mempermudah proses produksi. (FotoL: New Health Advisor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU sadar enggak sih kalau ada semacam gambar kotak kecil dengan warna tertentu di bagian bawah pasta gigi? Nah ternyata itu enggak cuma asal dibuat saja lho, warna-warna tersebut sih rumornya mengindikasikan kandungan pasta gigi tersebut. Apa benar?

Mengutip Hellosehat, rumor dari kode warna di kemasan pasta gigi tersebut punya maknanya tersendiri, seperti biru tersebut dari bahan alami dan obat-obatan, hijau dari bahan alami, merah dari bahan alami dan komposisi kimia, serta hitam dari murnia kimia.

Rumor tersebut menyatakan bahwa gambar kotak atau persegi panjang berwarna yang terdapat pada bagian tube pasta gigi mewakili komposisi produk yang terkandung. Apakah bahan-bahannya natural, dari bahan kimia, atau mengandung obat semua diwakili oleh warna berbeda.

Baca juga:

Hukum Menggosok Gigi dan Membilas Saat Puasa, Berikut Penjelasan MUI

Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?
Tidak ada kaitannya dengan isi odol. (Foto: Unsplash/Jonathan Cooper)


Istilah-istilah ini tidaklah sepenuhnya membantu karena bahkan produk ‘alami’ sekalipun tetap mengandung bahan kimia. Namun sayangnya, klaim bahwa kotak warna pada kemasan odol menunjukkan bahan kandungan dalam tube merupakan salah paham alias tidak benar.

Faktanya, kotak warna pada tube tidak memiliki kaitan dengan isi pasta gigi. Kotak warna ini merupakan kode proses produksi yang disebut color mark atau eye mark. Tanda ini menunjukkan apakah kemasan harus dilipat atau dipotong saat diproses di mesin dengan kecepatan tinggi, dan tanda ini bisa dilihat menggunakan sensor sinar cahaya.

Baca juga:

Sikat Gigi Baiknya Sebelum atau Sesudah Sarapan? Begini Menurut Kesehatan

Apa Arti Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi?
Gunakan odol dengan bahan yang aman. (Foto: Unsplash/Diana Polekhina)

Eye mark pada kemasan pasta gigi adalah mata listrik yang digunakan untuk mengidentifikasi tanda persegi panjang yang tercetak, paling sering terdapat di sepanjang tepi bawah kemasan. Warna eye mark tidak hanya terbatas pada warna yang disebutkan di atas dan warna yang berbeda cukup mewakili berbagai jenis kemasan atau jenis sensor.

Cara terbaik untuk memastikan komposisi odol yang digunakan adalah dengan membaca informasi bahan yang tercetak pada kotak atau tube pasta gigi. Penting untuk tahu bahwa untuk menentukan kandungan pasta gigi, mengecek informasi bahan kandungan pada kemasan sudah cukup untuk membantumu menjadi lebih waspada terhadap produk tersebut. (and)

Baca juga:

[Hoaks atau Fakta]: Kandungan Fluride di Pasta Gigi Sebabkan Kematian

##HOAKS/FAKTA #Gigi #Pasta Gigi #Sikat Gigi #Perawatan Gigi #Kesehatan Mulut #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan