Taktik Pemkot Jaksel 'Pindah Dulu, Bayar Belakangan' Bikin Pedagang di Barito Kepincut Pindah ke Lenteng Agung

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 28 Oktober 2025
Taktik Pemkot Jaksel 'Pindah Dulu, Bayar Belakangan' Bikin Pedagang di Barito Kepincut Pindah ke Lenteng Agung

Pedagang Hewan Peliharaan Pasar Barito Evakuasi Barang Dagangan (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melaporkan bahwa sudah terdapat 25 pedagang yang resmi mendaftar untuk menempati Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai lokasi relokasi.

"Hingga kini, tercatat sebanyak 25 pedagang telah terdaftar di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Selasa (28/10).

Pemkot Jaksel siap memberikan bantuan kepada para pedagang, termasuk memfasilitasi proses pemindahan barang-barang mereka ke lokasi baru di Lenteng Agung.

Baca juga:

Pramono Tanggapi Pembongkaran Pasar Burung Barito Jaksel

Pemkot Jaksel juga berkomitmen mendampingi para pedagang dengan pendekatan yang humanis dan menjamin seluruh fasilitas yang diperlukan pedagang terpenuhi dengan baik.

"Kami terus mendampingi proses perpindahan pedagang dengan pendekatan yang humanis dan transparan. Sesuai arahan Pak Gubernur, kami pastikan seluruh pedagang terfasilitasi dengan baik hingga lokasi kios yang baru rampung," ujar Anwar.

Relokasi Humanis dan Fasilitas Gratis Masa Adaptasi

Proses penataan dan relokasi pedagang ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sosialisasi intensif juga telah dilaksanakan untuk mendorong para pedagang segera mendaftarkan diri di lokasi yang baru tersebut. Pedagang yang bersedia pindah lebih awal bahkan berkesempatan mendapatkan lokasi yang lebih strategis atau premium.

Terkait biaya, Wali Kota Anwar menjelaskan bahwa retribusi bulanan di Sentra Fauna Lenteng Agung berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu. Namun, selama masa adaptasi awal, pedagang akan dibebaskan dari biaya retribusi guna menyesuaikan dengan pola dan daya beli konsumen di lokasi baru.

Kepala Seksi UKM Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) Jakarta Selatan, Edi Margono, merinci bahwa 25 pedagang yang terdaftar tersebut sudah mendaftar sebelum penertiban. Jumlah tersebut terdiri dari dua pedagang burung dan 23 pedagang kuliner.

Baca juga:

Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito

Edi menambahkan, 25 pedagang itu berasal dari tiga lokasi sementara (loksem): dua orang dari JS 25, lima orang dari JS 30, dan 18 orang dari JS 96.

Sentra Fauna Lenteng Agung sendiri merupakan lokasi relokasi yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menampung pedagang, termasuk yang sebelumnya berada di kawasan Barito, agar mendapatkan tempat yang lebih layak. Sentra ini dibangun di atas lahan seluas 7.500 meter persegi, dengan sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan untuk pedagang dari loksem JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.

#Pasar Barito #Lenteng Agung #Pedagang #Pedagang Ayam #Pedagang Hewan #Pedagang Tradisional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Pramono telah memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Indonesia
Lift JPO Lenteng Agung Rusak, Derita Kelelahan Lansia Bolak-balik Naik 120 Anak Tangga
Para warga lanjut usia (lansia) menjadi korban rusaknya fasilitas lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Lift JPO Lenteng Agung Rusak, Derita Kelelahan Lansia Bolak-balik Naik 120 Anak Tangga
Indonesia
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Pemprov DKI melalui Dinas SDA juga melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Mulai siang tadi pukul 14.00 WIB, ruas Jalan Lenteng Agung Raya arah selatan menuju Depok, ditutup total hingga Selasa (2/6) pagi pukul 05.00 WIB
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Indonesia
Imbas Perbaikan Jalan Ambles, Arah Lenteng Agung–Depok Ditutup Hingga Besok Pagi!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara ruas Jalan Lenteng Agung Raya arah selatan menuju Depok, Senin (1/6) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6) pukul 05.00 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Imbas Perbaikan Jalan Ambles, Arah Lenteng Agung–Depok Ditutup Hingga Besok Pagi!
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
Box Culvert Beton Gantikan Saluran Lama Jalan Ambles di Lenteng Agung
Jalan yang ambles telah ditangani sementara dengan pemasangan pelat baja untuk mengurai kemacetan agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan lebih aman.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Box Culvert Beton Gantikan Saluran Lama Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Dinas SDA DKI Lakukan Perbaikan Permanen Jalan Ambles di Lenteng Agung pada Malam Hari
Jalan ambles dengan lebar sekitar tiga meter tersebut diduga terjadi akibat kerusakan konstruksi saluran air lama di bawah badan jalan.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Dinas SDA DKI Lakukan Perbaikan Permanen Jalan Ambles di Lenteng Agung pada Malam Hari
Bagikan