Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Taj Yasin dan Erick Thohir Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 Februari 2022
Taj Yasin dan Erick Thohir Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024

Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Elektabilitas Gubernur Anies Baswedan saat ini dinilai moncer menjelang kontestasi politik tahun 2024. Partai politik mulai melirik Anies untuk menjadi kandidat potensial calon presiden (Capres) 2024.

Tapi siapa sosok yang paling cocok mendampingi Anies untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 nanti. Nama Erick Thohir paling kemungkinan menjadi tokoh yang pas menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Anies.

Baca Juga:

KPU Kota Bandung Butuh 52.150 Petugas Buat Pemilu 2024

"Luar Jawa, punya elektabilitas, ada duit, gesit dan aktif melakukan konsolidasi massa, dan kabarnya dekat dengan warga Nahdhiyin," kata Pengamat Politik dan Bangsa, Tony Rosyid di Jakarta, Kamis (10/2).

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atau Ketua DPR RI Puan Maharani bisa menjadi cawapres Anies dengan tiket PDIP.

"Semua serba mungkin. Ini misteri yang paling sulit diprediksi," paparnya.

Selain itu, ada nama Taj Yasin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah. Taj Yasin juga potensial untuk menjadi Cawapres Anies. Ia yang merupakan putra K.H Maemoen Zubair memiliki kantong suara cukup besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Ponco)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Ponco)

"Santri Gayeng, yang selama ini dibina Gus Yasin, panggilan akrab Taj Yasin, merupakan relawan yang terkonsolidasi dengan baik dan memiliki militansi yang gak kalah dengan kader PKS maupun PDIP," ucapnya.

Ia memprediksi, dalam pemilihan presiden 2024 nanti, Gubernur Anies mempunyai tantangan di Jateng dan Jatim. Mungkin keberadaan Gus Yasin, untuk Cawagub bisa menjadi solusi menghadapi lawan di Jateng dan Jatim.

Selain Gus Yasin, Menko Polhukam Mahfud MD juga punya kans untuk mendampingi Anies jika PBNU merekomendasikan. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Daerah Diminta Antisipasi Dini Konflik Jelang Pemilu 2024

#Anies Baswedan #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan