Swiss Terapkan Standar Pembersihan Baru Jelang Pembukaan Perbatasan
Perbatasan masih ditutup bagi warga asal AS (Foto: Unsplash/Roman Burki)
SWISS telah menerapkan tindakan pencegahan kebersihan dan keselamatan baru sebelum membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan Eropa pekan depan.
Swiss Tourism Council meluncurkan kampanye "Bersih & Aman" yang baru. Kampanye ini menawarkan para pelancong ketenangan pikiran tentang standar kebersihan di hotel, restoran, dan bisnis di seluruh negeri.
Baca juga:
Standar keselamatan yang akan diterapkan termasuk menerapkan jarak sosial, desinfektan, dan pembersihan permukaan dan objek sentuhan tinggi, serta menggunakan pembayaran tanpa kontak jika memungkinkan. Bar, restoran, dan klub juga harus mematuhi jam malam dan ditutup antara waktu tengah malam dan jam 6 pagi.
Semua bisnis diharuskan untuk mengikuti pedoman kesehatan tentang pembukaan kembali yang ditetapkan oleh Pemerintah Swiss. Sementara beberapa mungkin memilih untuk menerapkan label "Bersih & Aman" sebagai cara menggunakan standar kebersihan mereka sebagai alat promosi.
Awal bulan ini, Swiss melonggarkan pembatasan dan mengizinkan kasino, taman hiburan, kebun binatang, spa, kolam renang, tempat perkemahan, hingga cableways untuk dibuka kembali. Restoran pun diizinkan untuk menerima acara lebih dari empat orang.
Baca juga:
Rumah Cermin di Pegunungan Alpen Swiss ini Sangat Indah, Hampir Sempurna
Untuk merayakan pembukaan kembali Swiss, Jet d'Eau di Jenewa, sebuah air mancur setinggi 137 meter yang telah menjadi simbol kota juga kembali beroperasi.
"Jenewa selalu menetapkan standar tinggi untuk kesehatan dan keselamatan dan kami merasa siap untuk cepat beradaptasi dengan kenormalan baru yang dibawa oleh krisis COVID-19," tutur Jonathan Robin, Direktur Pasar & Kenyamanan Biro di Geneva Tourism sebagaimana dilansir dari Travel + Leisure.
Swiss berencana untuk membuka perbatasannya bagi para pelancong dari Uni Eropa dan Inggris pada tanggal 15 Juni. Perbatasan tetap tertutup bagi para pelancong dari AS.
Data Johns Hopkins Unversity menunjukkan bahwa Swiss saat ini memiliki 31.044 kasus terkonfirmasi virus Corona dan 1.937 kasus kematian. (lgi)
Baca juga:
Bagikan
Leonard
Berita Terkait
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa