Wisata Dunia

Kamar di Hotel Swiss Ini Tanpa Dinding dan Atap

Leonard Leonard - Senin, 08 Juni 2020
Kamar di Hotel Swiss Ini Tanpa Dinding dan Atap

Hotel ini berlokasi di alam bebas (Foto: provoke-online)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK butuh atap. Begitulah inovasi Kamar di hotel Null Stern, Swiss. Bahkan kamar di hotel ini juga tidak dilengkapi dinding dan kamar mandi. Hanya ada kasur.

Tamu yang menginap benar-benar akan menikmati nuansa alam. Hotel ini berlokasi di wilayah Swiss Timur. Tamu dapat menikmati keindahan fenomena alam seperti St.Gallen-Danau Constance, Toggenburg, Heidiland, Appenzellerland AR, Thurgau, Schaffhauserland, dan Kerajaan Liechtenstein.

Baca juga:

Sensasi Tidur di Stasiun Luar Angkasa Sambil Melihat Bintang

Tidak hanya itu, setiap tamu juga bisa puas melihat keindahan langit malam sebelum tidur. "Lanskap Swiss akan menjadi wallpaper kamar tanpa dinding atau atap," ujar pihak hotel.

Pelayannya ialah penduduk lokal (Foto: gardencollage.com)

Sama seperti pada tahun 2017, Null Stern tidak menggunakan manajer hotel konvesional. Sebaliknya, setiap kamar akan dioperasikan oleh penduduk lokal yang dapat mengubah ruang menjadi apa pun yang mereka inginkan untuk mewakili daerah mereka. Mereka akan dikenal sebagai ‘kepala pelayan modern.’

Baca juga:

Karya Arsitektur Paling Aestetik di Kota London

2
Mendapat tempat alternatif di saat cuaca dingin (Foto: insider)

Para pelayan tetap menggunakan pakaian formal seperti sarung tangan, dasi kupu-kupu hitam, dan kemeja putih. Namun, mereka tidak perlu melayani tamu secara formal. Mereka bebas untuk bersikap kreatif untuk memberikan kepuasan untuk tamu.

Pihak hotel menjelaskan setiap kepala pelayan modern akan menjalani pelatihan yang unik. Mereka dituntut untuk belajar dan berlatih membawa nampan di lereng curam, membuat tempat tidur dalam cuaca berangin, dan melompati aliran air.

Pelayan akan siap menyambut para tamu, mengantar mereka ke suite, dan mengurus semua kebutuhan mereka. Jangan khawatir saat cuaca buruk karena kepala pelayan modern akan membantu para tamu menemukan perumahan alternatif. (lgi)

Baca juga:

Rumah Cermin di Pegunungan Alpen Swiss ini Sangat Indah, Hampir Sempurna

#Wisata Dunia #Swiss
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Dunia
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Travel
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Ala Khotah (Jejak Nabi) menghadirkan sebuah perjalanan imersif selama enam bulan yang akan dimulai pada November ini.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Travel
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
'KPop Demon Hunters' telah menjadi panduan tidak resmi bagi wisatawan asing.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
Travel
Tetap Terkoneksi selama Liburan, EZYM Perkenalkan eSIM yang Menjangkau 225 Negara
EZYM merupakan penyedia layanan eSIM digital yang dirancang khusus untuk traveler internasional.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Tetap Terkoneksi selama Liburan, EZYM Perkenalkan eSIM yang Menjangkau 225 Negara
Travel
Dari Bali sampai Jepang, ini nih Rekomendasi Airbnb Unik yang Siap Bikin Liburan Kamu Berkesan
Untuk semua preferensi, Airbnb menawarkan pilihan tempat menginap yang unik dengan desain menarik.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Mei 2025
Dari Bali sampai Jepang, ini nih Rekomendasi Airbnb Unik yang Siap  Bikin Liburan Kamu Berkesan
Bagikan