Wisata Dunia

Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'

Kelas tari khusus koreografi soundtrack 'KPop Demon Hunters'. (foto: dok Seoul Tourism Organization)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEKITAR 30 anak muda bergerak serempak di sebuah studio tari dekat Cheonggye Stream di pusat Seoul, Korea Selatan, awal September lalu. Mereka kompak mengikuti koreografi nan semangat dalam campuran bahasa Korea dan Inggris. Ini bukan kelas tari biasa, melainkan sebuah paket wisata yang menawari para pelancong kelas koreografi khusus untuk lagu Your Idol, yang dibawakan Saja Boys, boy band fiksi dari animasi hit Netflix KPop Demon Hunters.

Ya, tak semua dari mereka bisa menari memang. Beberapa bahkan sempat tersandung pada awalnya. Namun, tawa dengan cepat berubah menjadi konsentrasi saat musik menggelegar dan ritme mengambil alih. Sesi ini merupakan bagian dari Learn K-pop Dance, program mingguan yang dijalankan Seoul Tourism Organization setiap Sabtu.

“Saya pergi ke Sungai Han dan Taman Naksan, tempat latar KPop Demon Hunters, tetapi belajar menari bersama terasa lebih istimewa daripada sekadar mengunjungi lokasi syuting,” kata Kiana, turis berusia 24 tahun dari Iran, dikutip The Korea Times.

Film ini, yang dikenal sebagai ‘Ke-de-heon’ dalam bahasa Korea, telah menjadi panduan tidak resmi bagi wisatawan asing. Alih-alih hanya berfoto di landmark seperti Naksan Fortress Trail, N Seoul Tower, atau Jamsil Sports Complex, yang semuanya ditampilkan dalam film, para penggemar kini menciptakan kembali pengalaman dalam film.

Baca juga:

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung Juga Kena Demam ‘KPop Demon Hunters’, Gemas dengan Karakter Harimau Biru Derpy


Mereka menari mengikuti soundtrack resmi, membuat gelang simpul tradisional seperti yang dipertukarkan karakter Rumi dan Jinu, serta mencicipi gimbap (nasi gulung rumput laut) dan mi instan sebelum naik panggung, persis seperti para idol di film tersebut.

“Ketika saya membuat gelang yang dibagikan Rumi dan Jinu di Taman Naksan, rasanya seperti menjadi karakter dalam film itu sendiri,” kata Amanda, 26, dari Cile yang sedang belajar bahasa Korea.

Seoul Tourism Organization mencoba memanfaatkan gelombang besar popularitas film itu dengan memperluas program Seoul Culture Hunters. Jadwal kegiatan yang awalnya hanya sekali, kini menjadi dua kali seminggu setelah sesi-sesi sebelumnya langsung habis terjual. “Wisatawan asing senang mengenakan kostum Saja Boys dan merekam Reels, atau membuat gimbap bersama. Beberapa bahkan kembali lagi, membawa keluarga mereka,” kata pihak Seoul Tourism Organization, dikutip The Korea Times.

Antusiasme itu juga terlihat di Han River Light Show yang digelar 7 September. Dalam acara itu, 1.200 drone menerangi langit dengan karakter KPop Demon Hunters berdampingan dengan gambar landmark Seoul seperti Cheongdam Bridge dan Bukchon Hanok Village. Sekitar 20.000 penonton, termasuk banyak wisatawan asing, menghadiri acara tersebut.

Pejabat Seoul berencana untuk mengamankan hak kekayaan intelektual dari Netflix guna mengembangkan lebih banyak program, termasuk zona foto bertema dan bus karaoke. Dalam bus itu, penumpang nantinya bisa berkeliling kota sambil menyanyikan soundtrack film animasi hit Netflix itu.

“Dampak dari KPop Demon Hunters baru saja dimulai. Hal yang penting yakni bagaimana Seoul bersiap menghadapi hit global berikutnya. Melalui program yang menggabungkan K-content dengan pariwisata, kami ingin memperkuat status kami sebagai destinasi perjalanan global,” kata seorang pejabat setempat.(dwi)

Baca juga:

Dari Harimau sampai Malaikat Maut, ini nih Easter Egg Cerita Rakyat Korea dalam 'KPop Demon Hunters'

#Wisata #Wisata Dunia #Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Nama Shin Tae-yong di Taman Sepak Bola Shin Tae-yong, Yeongdeok, Korea Selatan, terancam diubah setelah muncul permintaan peninjauan menyusul sanksi KFA.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Dunia
Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Remaja itu membawa perangkat radio yang diduga digunakan untuk mendengarkan komunikasi penerbangan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Bagikan