Suasana Demo di MPR/DPR Masih Mencekam, Polda Metro Jaya Terjun Langsung ke Jalanan
Demo di MPR/DPR, Kamis (28/8). Foto: MerahPutih.com/Didik
MerahPutih.com - Warga Jakarta dikejutkan dengan aksi kericuhan saat demo di MPR/DPR, Kamis (28/8).
Polda Metro Jaya mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak khawatir dengan situasi unjuk rasa yang terjadi hingga malam ini.
"Rekan-rekan kami masih melakukan patroli mobile, memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat dalam rangka tetap menjaga kondusivitas dan terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Ia memastikan, pengamanan dilakukan dengan kekuatan lengkap guna memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat, yang sedang beraktivitas agar saling menghormati hak dan kewajiban satu sama lain.
Baca juga:
Berakhir Ricuh, Polisi Sebut Ada 'Penumpang Gelap' di Demo MPR/DPR
Sampai saat ini, beberapa titik di sekitaran Jakarta masih terjadi kericuhan dari para demonstran.
Polisi masih terus melakukan pencegahan hingga penguraian untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kapolres jajaran juga masih terus melakukan kegiatan kepolisian, guna mewujudkan situasi yang kita inginkan semuanya, yaitu aman. Dan kami tegaskan sampai dengan malam ini situasi aman terkendali," katanya. (knu)
Baca juga:
Demo Buruh di MPR/DPR Sempat Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Saling ‘Pukul Mundur’
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak