Sirene Tanda Bahaya Mulai Meraung-raung di Berbagai Penjuru Israel Usai Iran Dihujani Roket

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Sirene Tanda Bahaya Mulai Meraung-raung di Berbagai Penjuru Israel Usai Iran Dihujani Roket

Sirene di beberapa titik di Israel mulai menyala (@DailyIranNews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih setelah militer Israel mengeluarkan peringatan proaktif kepada publik mengenai potensi serangan rudal besar-besaran, sementara pejabat Iran mengonfirmasi persiapan pembalasan yang diklaim akan berstatus 'menghancurkan' pada Sabtu (28/2).

Penutupan ruang udara secara mendadak oleh Otoritas Bandara Israel dan Irak mempertegas kondisi darurat yang kini melibatkan evakuasi personel diplomatik Amerika Serikat di wilayah Teluk.

Eskalasi Militer dan Penutupan Wilayah Udara

Sirene tanda bahaya mulai meraung di berbagai titik di Israel menyusul deklarasi status darurat nasional. Langkah ini diambil setelah intelijen mendeteksi adanya pergerakan peluncuran proyektil dari wilayah Iran.

Baca juga:

Rudal AS dan Israel Guncang Teheran, Fasilitas Strategis Iran Jadi Sasaran

Sebagai langkah antisipasi primer, Otoritas Bandara Israel menghentikan seluruh penerbangan sipil dan melarang masyarakat mendekati area bandara guna menghindari risiko jatuh korban jiwa.

"Teheran sedang bersiap untuk melakukan pembalasan yang diatur agar menjadi serangan yang menghancurkan," ujar seorang pejabat Iran kepada Reuters.

Kondisi serupa terjadi di negara tetangga, di mana Kementerian Transportasi Irak secara resmi menutup ruang udara nasional mereka.

Di sisi lain, Kedutaan Besar AS di Qatar langsung menginstruksikan seluruh personel untuk berlindung di tempat (shelter-in-place) dan mendesak warga negaranya melakukan hal serupa hingga instruksi lebih lanjut dikeluarkan.

Diplomasi yang Gagal dan Taktik Sabotase

Informasi dari pejabat pertahanan Israel mengungkapkan bahwa serangan ini bukan merupakan aksi spontan. Perencanaan serangan tersebut dikabarkan telah disusun selama berbulan-bulan, dengan penentuan tanggal eksekusi yang sudah ditetapkan sejak beberapa minggu lalu. Bahkan saat proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung di balik layar.

Baca juga:

AS Akan Lakukan Uji Peluncuran Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III

Analisis dari pakar regional menunjukkan adanya dimensi politik dalam serangan ini. Mehran Kamrava, Direktur Unit Studi Iran di Arab Center for Research and Policy Studies, memberikan pandangannya mengenai motif di balik eskalasi ini.

"Israel tampak telah meluncurkan serangan yang dirancang untuk menggagalkan proses negosiasi," tegas Kamrava yang juga merupakan profesor di Universitas Georgetown Qatar.

#Israel #Perang #Perang Dunia III #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Bagikan