Setuju dengan Kemarahan Jokowi, MUI Nilai Menteri Kabinet Tak Miliki Sense of Crisis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 30 Juni 2020
Setuju dengan Kemarahan Jokowi, MUI Nilai Menteri Kabinet Tak Miliki Sense of Crisis

Presiden Joko Widodo (dua dari kiri) di Vila Pantai So Long di Banyuwangi, Jawa Timur. (Antara/Indra Arief Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berharap para menteri seharusnya benar-benar tersentak dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengancam akan merombak kabinet.

Anwar melihat, para menteri seperti tidak memiliki sense of crisis (kepekaan terhadap krisis) sehingga apa yang dilakukan tidak benar-benar berdampak baik dan besar terhadap masyarakat luas.

Baca Juga:

Ini Sejumlah Menteri yang "Tak Bisa Tidur" Gegara Gertakan Jokowi

"Hal ini tentu saja sangat-sangat beliau (Jokowi) sesalkan karena semestinya para pembantu beliau tersebut sudah tahu apa yang akan dilakukan tetapi ternyata tidak demikian," kata Anwar dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (30/6).

Anwar juga menyoroti persoalan serapan dana yang baru terserap sedikit. Menurutnya, itu membuat uang yang beredar di tengah-tengah masyarakat masih sangat kecil.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di Jakarta, Selasa (5/11/2019). ANTARA/Anom Prihantoro
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas di Jakarta, Selasa (5/11/2019). ANTARA/Anom Prihantoro

Daya beli masyarakat pun belum bisa terdongkrak yang mana berujung pada belum bisa menggeliatnya perekonomian mereka.

"Karena dampak dari tindakan mereka tersebut telah memperburuk keadaan ekonomi rakyat. Bagaimana mungkin kita akan mendorong ekonomi mereka kalau mereka tidak punya daya beli," jelas dia.

Baca Juga:

Restu Megawati Jadi Penghalang Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju

"Coba saja bayangkan dana yang sudah disediakan cukup besar baru terserap sedikit sehingga jumlah uang yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentu masih sangat-sangat kecil sehingga daya beli masyarakat tidak dan belum bisa terdongkrak sehingga ekonomi masyarakat tidak dan belum bisa menggeliat," kata Anwar.

Bagi Anwar Abbas, kebijakan atau kinerja seperti ini justru memperburuk citra pemerintah. Jokowi pun, katanya, jadi ikut terdampak.

"Karena bagaimana mungkin kita akan mendorong ekonomi mereka kalau mereka tidak punya daya beli karena tanpa adanya peningkatan daya beli mereka maka tentu produktivitas masyarakat tidak akan bisa dipacu," sebut Anwar Abbas. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri

#MUI #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Andrea Bocelli tetap menggelar konser di Borobudur dan Jakarta. Promotor pun menyampaikan pesan perdamaian.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Indonesia
Pengusaha Sound Horeg Asal Karanganyar Minta Maaf ke MUI, Hanya Bakal Layani Spek Normal
Kedepannya tidak akan mengeluarkan sound horegnya. Dia hanya akan mengeluarkan soundnya dengan spek normal.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pengusaha Sound Horeg Asal Karanganyar Minta Maaf ke MUI, Hanya Bakal Layani Spek Normal
Indonesia
MUI Serukan Perbanyak Zikir dan Tobat di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Masyarakat diajak memperbanyak zikir, doa, tobat, dan muhasabah sebagai ikhtiar batiniah yang melengkapi langkah kesiapsiagaan lahiriah.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
MUI Serukan Perbanyak Zikir dan Tobat di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Muiz mengutip hadis riwayat Imam Bukhari yang menyebut larangan bagi laki-laki menyerupai perempuan maupun perempuan menyerupai laki-laki
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Indonesia
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini Alasannya
MUI mengusulkan istilah LGBT menjadi LGSP. Hal ini pun tengah menjadi perbincangan hangat.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini  Alasannya
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Indonesia
Viral Roti Croissant Pattaya Kemasan Erotis, LPPOM Jamin Tak Bakal Lolos Sertifikasi Halal
Croissant Pattaya viral berbentuk erotis dinilai tidak bisa lolos sertifikasi halal. LPPOM MUI tegaskan aspek halal mencakup bahan, proses, nama, bentuk, dan kemasan.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Viral Roti Croissant Pattaya Kemasan Erotis, LPPOM Jamin Tak Bakal Lolos Sertifikasi Halal
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Laporan baru dibuat pada 22 Juni 2026, atau hampir empat tahun setelah kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Bagikan