Restu Megawati Jadi Penghalang Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 30 Juni 2020
Restu Megawati Jadi Penghalang Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Selasa (30/6). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Jerry Massie menilai, wacana reshuffle kabinet menjadi momentum menunjukkan keberanian bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Jerry, publik bakal menilai ketegasan Jokowi mengubah susunan pembantunya tanpa bisikan pihak mana pun.

“Reshuffle kabinet ini membuat nyali Jokowi diuji,” kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies ini kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/6).

Tak Bisa Tidur

Baca Juga Ini Sejumlah Menteri yang Gegara Gertakan Jokowi

Jerry mengatakan ada potensi Jokowi terhalang kekuatan partai politik, yaitu PDI Perjuangan. Apalagi, Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga presiden kelima Megawati Soekarnoputri secara gamblang menyebut Jokowi sebagai petugas partai.

Jerry memprediksi reshuffle menteri tak mudah. Jokowi harus berhadapan dengan elite partai politik, terutama yang mendukungnya saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Presiden Joko Widodo.(Foto ANTARA/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo.(Foto ANTARA/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Di sisi lain, Jerry menilai perubahan susunan kabinet mendesak dilakukan. Ini untuk memastikan pembantu Jokowi bekerja sesuai arahannya.

“Jadi bukan hanya menggertak, tapi langsung bertindak,” ujar dia.

Jerry meminta Jokowi berpikir taktis dan bertindak cepat. Reshuffle yang lambat bakal menggerus kepercayaan publik kepada Kepala Negara.

“Dampaknya bisa buruk terhadap kredibilitasnya. Takutnya publik tak akan percaya lagi,” tutur Jerry.

Baca Juga

Luhut, Terawan hingga Sri Mulyani Terancam Didepak Jokowi

Presiden Joko Widodo memang menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi COVID-19. Dia mengatakan bahwa hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.

“Perlu saya ingatkan belanja-belanja di kementerian, saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat,” ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6).

Jokowi menyoroti penyerapan anggaran di bidang kesehatan yang masih jauh dari harapan. Dimana dari total anggaran Rp75 triliun baru 1,53%.

“Misalnya saya beri contoh, bidang kesehatan itu dianggarkan Rp75 triliun. Rp75 triliun baru keluar 1,53% coba,” jelas dia.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Tim Media PDIP)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Tim Media PDIP)

Kemudian dia juga menilai penyaluran bantuan sosial (bansos) masih dalam kategori lumayan. Di mana penyaluran belum mencapai 100%.

“Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan. Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan. Meskipun sudah lumayan, tapi baru lumayan. Ini extraordinary. Harusnya 100%,” paparnya.

Jokowi minta agar stimulus ekonomi segera direalisasikan. Jangan sampai hanya karena aturan membuat semua terhambat.

Baca Juga

Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri

“Jangan sudah PHK gedhe-gedhean, duit serupiah pun belum masuk ke stimulus ekonomi kita. Hanya gara-gara urusan peraturan, urusan peraturan. Ini extraordinary,” tuturnya.

Pada kesempatan itu mantan Gubernur DKI Jakarta menilai tidak ada progres signifikan dalam penanganan COVID-19. “Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Enggak ada,” pungkasnya. (Knu)

#Presiden Jokowi #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - 2 jam, 37 menit lalu
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan