Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sering Kritisi Pemerintah, 'Duo Nyinyir' Ini Malah Diganjar Bintang Mahaputra Naraya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2020
Sering Kritisi Pemerintah, 'Duo Nyinyir' Ini Malah Diganjar Bintang Mahaputra Naraya

Presiden Joko Widodo. (Foto: setkab.go.id).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo akan memberikan bintang tanda jasa kepada sejumlah tokoh pekan ini. Dua diantaranya Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang dikenal vokal terhadap Jokowi.

Pemberian tanda jasa ini dalam rangka HUT ke-75 RI dan rutin diberikan setiap tahun dari Presiden.

"Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang. Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya. Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," kata Mahfud lewat akun Twitternya, Senin (10/8).

Baca Juga

Positif COVID Bertambah Drastis, Fadli Zon Kritik Pemerintah

Pemberian gelar ini akan diberikan pada pekan ini. Mahfud sempat menjawab alasan salah satu netizen yang mempertanyakan pemberian penghargaan ini karena seakan rakyat tak dapat apa-apa.

"Rakyat "dianggap" mendapat manfaat atas perjuangan dan jasa mereka. Setiap menteri dan pimpinan lembaga negara yang purna tugas satu periode mendapat bintang tersebut," jelas Mahfud.

Bintang ini merupakan penghargaan sipil yang tertinggi, tetapi dikeluarkan dan diberikan sesudah Bintang Republik Indonesia kepada anggota korps militer. Bintang ini diberikan bagi mereka yang berjasa secara luar biasa pada bidang militer pula

Diketahui, Fahri saat ini menjabat sebagai Waketum Partai Gelora dan Fadli adalah salah satu elite Partai Gerindra. Keduanya juga kerap 'nyinyir' kepada pemerintahan Jokowi. Keduanya bahkan tak jarang melontarkan kritik pedas.

Baru-baru ini, Fadli Zon menyebut pemerintah terbukti lamban dan salah resep dalam mengantisipasi terjadinya krisis, baik terkait pandemi maupun eksesnya bagi perekonomian nasional.

Fadli menyebut, saat kasus COVID-19 pertama kali dikonfirmasi masuk ke Indonesia, awal Maret lalu, dengan alasan ekonomi pemerintah menolak melakukan karantina wilayah.

Padahal, perekonomian mustahil tumbuh jika negara gagal mengatasi pandemi. "Ujungnya, per hari ini pemerintah bisa dikatakan tak berhasil menangani keduanya," ketus Fadli,

Pun begitu dengan Fahri Hamzah. Fahri baru-baru ini melontarkan kritik pedas lewat akun twitternya, @Fahrihamzah. Ia menyoroti rencana produksi vaksin COVID-19 di dalam negeri.

Fahri berpendapat perkembangan penelitian saat ini pun seperti jalan di tempat, meski pandemi sudah memasuki enam bulan.

“Pak @erickthohir apa kabar? Soal vaksin itu yang kita sesalkan bukan karena pak menteri gak mau disuntik. Tapi kenapa bukan produk NKRI yang disuntik? Ini bulan kemerdekaan, pandemi sudah setengah tahun: kok kita kayak nunggu negara lain? Lembaga Eijkman dll kemana?,” cuit Fahri Hamzah lewat akun twitternya @Fahrihamzah.

Baca Juga

Popularitas Wapres Jeblok, Fahri Hamzah: Tugas Pak Ma'ruf Itu Simbolik Aja

Lebih lanjut, Fahri mengingatkan kembali masa awal masa pandemi, saat optimisme Indonesia begitu tinggi untuk mampu memproduksi sendiri obat yang dibutuhkan dalam perang melawan COVID-19.

”Di awal pandemi, ramai sekali tayangan, seolah semua bisa kita produksi sendiri. Memang seharusnya kita produksi sendiri, dari alat2 kesehatan: masker, APD, ventilator, hingga obat dan vaksin. Kita harus percaya diri dan memproduksi secara mandiri. Ini waktunya. !,” jelas bekas politikus PKS yang kini bergabung di Partai Gelora itu. (Knu)

#Presiden Jokowi #Fahri Hamzah #Fadli Zon #Penghargaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Olahraga
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Rodri meraih Golden Ball usai Spanyol juara Piala Dunia 2026. Lalu, bagaimana dengan sejarah penghargaan tersebut?
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Indonesia
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Siswa SD Boyolali mendapat surat apresiasi dari NASA, setelah menemukan adanya bug di situs mereka.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Warta Kota Awards 2026 memberikan penghargaan kepada kepala daerah, instansi, dan BUMD atas kepemimpinan, inovasi, serta tata kelola layanan publik yang berdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
KONI menganugerahi Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, sebagai tokoh peduli olahraga.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
ShowBiz
Ndarboy Genk Raih Penghargaan Platinum, Pop Jawa Makin Berjaya di Industri Musik Indonesia
Ndarboy Genk meraih penghargaan platinum atas dua lagunya. Musik pop Jawa pun kini makin berjaya.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Ndarboy Genk Raih Penghargaan Platinum, Pop Jawa Makin Berjaya di Industri Musik Indonesia
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Bagikan