MERAHPUTIH.COM - SERANGAN siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN) yang didalangi kelompok peretas atau hacker yang menggunakan jenis virus ransomware berdampak pada terganggunya layanan di 282 kementerian/lembaga.
Dalam menindaklanjuti serangan peretas itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah melakukan pemulihan layanan di 44 kementerian/lembaga. Dari 282 kementerian/lembaga yang terdampak, hanya 44 yang memiliki pencadangan data sehingga pemulihannya diproritaskan.
“Kami mengutamakan pemulihan kementerian/lembaga yang memiliki backup data, jumlahnya 44,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Usman Kansong, Kamis (27/6).
Baca juga:
Serangan Server PDN, Wamenkominfo: Tidak Ada Tempat yang Aman
Kendati demikian, Usman tidak menyebut secara terperinci soal nama kementerian/lembaga yang diprioritaskan proses pemulihannya. Dia hanya menyebut bahwa pemerintah mengutamakan lebih dulu soal pemulihan layanan publik.
Usman menjelaskan proses pemulihan peladen terdampak serangan peretas memanfaatkan cadangan data yang dimiliki setiap kementerian/lembaga. Namun, ia tidak menyebut berapa lama proses recovery itu akan rampung.
“Kami berharap setiap hari ada tenant-tenant ataupun kementerian/lembaga yang pulih. Dengan begitu, kami berharap akhir bulan ini paling tidak ada sekitar 18 yang bisa recovery,” ucap Usman.(Pon)
Baca juga:
BSSN Sebut Ada Upaya Mematikan Fitur Keamanan Sebelum Serangan Ransomware Server PDN

