Konflik Merambah Ranah Digital, Peretas Pro-Israel Klaim Curi Rp 1,44 Triliun dari Bursa Kripto Terbesar Iran

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 Juni 2025
Konflik Merambah Ranah Digital, Peretas Pro-Israel Klaim Curi Rp 1,44 Triliun dari Bursa Kripto Terbesar Iran

Ilustrasi kripto. (Foto Unsplash Kanchanara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KONFLIK Iran-Israel merembet ke ranah digital. Sejumlah perusahaan pemantau kripto independen melaporkan pada Rabu (18/6) bahwa peretas telah mencuri USD 90 juta (sekira Rp 1,44 triliun) dari bursa kripto terbesar Iran. Kelompok peretas pro-Israel yang terampil, dikenal dengan sebutan Predatory Sparrow, mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber tersebut. Tampaknya, serangan siber ini ditujukan untuk semakin melemahkan Iran di tengah serangan militer Israel terhadap Teheran.

Seperti dilaporkan CNN, dalam sebuah unggahan berbahasa Farsi di X, para peretas mengatakan mereka telah menyerang bursa kripto Nobitex. Para peretas mengklaim Iran menggunakan platform itu untuk menghindari sanksi internasional. Lebih luar biasa lagi, para peretas mungkin membuang kripto hasil curian itu dengan mentransfernya ke dompet digital yang tidak mereka kuasai. Demikian disebut beberapa pakar keamanan siber.

Nobitex mengakui insiden ini dalam pernyataan di situs web mereka pada Rabu, menyebutkan bahwa akses ke platform telah ‘ditangguhkan’ untuk sementara waktu sebagai tindakan pencegahan.

Perusahaan pemantau kripto Elliptic dan TRM Labs membenarkan bahwa aset kripto memang dicuri dan dikirim ke dompet kripto yang disertai dengan kata-kata kasar yang mengacu pada Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca juga:

Konflik Iran-Israel, Para Ahli Peringatkan Campur Tangan AS lewat Serangan Bisa Buka ‘Kotak Pandora’


Dalam serangan terpisah pada Selasa (18/6), Predatory Sparrow mengklaim telah menghancurkan data di Bank Sepah, bank milik Iran. Mereka berdalih bahwa bank tersebut digunakan anggota IRGC. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan negara memperingatkan akan adanya gangguan pada layanan bank di pompa bensin. Seorang sumber di Teheran mengatakan kepada CNN bahwa ia telah mengunjungi sekitar 10 mesin ATM pada Selasa dan Rabu dan semuanya tidak berfungsi atau kehabisan uang tunai.

Dua serangan siber mengejutkan ini menandai eskalasi baru dalam perang bayangan digital antara Israel dan Iran yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kedua negara, atau para pendukung mereka, telah melakukan spionase digital dan serangan penghancuran data untuk keuntungan taktis.

Dalam peretasan lainnya, stasiun televisi nasional Iran disusupi pada Rabu. Para peretas menayangkan cuplikan yang menyerukan pemberontakan publik terhadap pemerintah Iran. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Predatory Sparrow telah dikenal dalam lima tahun terakhir atas serangan siber spektakuler mereka, termasuk melumpuhkan pabrik baja Iran dan mengganggu sistem pembayaran di SPBU Iran. Mereka mengklaim sebagai kelompok peretas antipemerintah dari Iran. Meski begitu, banyak ahli keamanan siber menduga kelompok ini berkaitan dengan Israel.

Hamid Kashfi, seorang pakar keamanan siber berbahasa Farsi, mengatakan peretasan terhadap Nobitex bisa berdampak pada rakyat biasa Iran meskipun para peretas menyatakan hanya menargetkan aset IRGC. “Dalam kondisi perang dengan Israel dan akses keuangan yang semakin terbatas, banyak warga Iran sangat bergantung pada kripto,” kata Kashfi.

Banyak aktivitas siber dalam beberapa hari terakhir, seiring saling balas serangan rudal antara Israel dan Iran, tampaknya bertujuan menyebar kepanikan di kedua negara. Di Israel, misalnya, warga menerima pesan teks massal yang menyamar sebagai otoritas dan menyebut tempat perlindungan bom tidak aman.

Sementara itu, pemerintah Iran memperingatkan warganya agar tidak menggunakan aplikasi pesan WhatsApp karena menduga Israel mungkin mengumpulkan informasi dari obrolan mereka.

Namun, juru bicara Meta, perusahaan induk WhatsApp, membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa pesan di WhatsApp dilindungi enkripsi ujung ke ujung.(dwi)

Baca juga:

23 Negara Mengecam Serangan Israel Terhadap Iran, Desak Timur Tengah Bebas Nuklir

#Kripto #Iran #Israel #Serangan Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Dunia
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Kemunculan video resmi tersebut mengakhiri spekulasi publik mengenai kondisi pimpinan tertinggi Iran sejak pecahnya ketegangan militer dengan Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Transaksi Kripto Meningkat Tajam Sampai 24 Persen Rp 28,5 Triliun di Juni 2026
Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital di Indonesia masih terjaga dengan baik di tengah ketidakpastian global.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Transaksi Kripto Meningkat Tajam Sampai 24 Persen Rp 28,5 Triliun di Juni 2026
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Indonesia
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Peristiwa itu terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Bagikan