AS Kembali Serang Iran, DPR Desak Pemerintah Indonesia Pimpin Seruan Gencatan Senjata

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
AS Kembali Serang Iran, DPR Desak Pemerintah Indonesia Pimpin Seruan Gencatan Senjata

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah militer AS melancarkan serangan ke wilayah Iran pada Selasa (9/6) sore waktu setempat.

Serangan ini disebut sebagai respons atas jatuhnya helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat AS di dekat Selat Hormuz sehari sebelumnya.

Baca juga:

Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm

Presiden AS Donald Trump menuding Iran bertanggung jawab atas insiden tersebut. Media pemerintah Iran melaporkan serangan terjadi di Pulau Qeshm dan sebuah proyektil juga menghantam kota pelabuhan Sirik.

DPR Minta Indonesia Ambil Peran

Menanggapi eskalasi tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh meminta pemerintah Indonesia mengambil peran aktif di forum internasional.

“Kami meminta pemerintah Indonesia untuk terus mendorong PBB dan komunitas internasional agar segera mengambil langkah konkret menghentikan konflik ini. Semua pihak harus mengupayakan terwujudnya kembali gencatan senjata,” katanya, Rabu (10/6).

Baca juga:

Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz

Menurutnya, konflik bersenjata yang berlanjut akan berdampak buruk bagi masyarakat internasional, termasuk mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

Jika konflik ini terus bereskalasi, suasana geopolitik dunia akan semakin memanas. Dampaknya tidak hanya dirasakan negara-negara yang terlibat, tetapi juga seluruh dunia, termasuk sektor ekonomi global dan harga energi,

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh

Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Oleh Soleh menekankan Indonesia harus konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan terus menyuarakan perdamaian, penghentian perang, serta penyelesaian konflik melalui diplomasi dan dialog. Dia juga menyoroti pentingnya perhatian dunia terhadap Palestina.

Baca juga:
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan

“Indonesia harus terus menyuarakan perdamaian, penghentian perang, dan yang tidak kalah penting adalah penghentian penjajahan Israel terhadap Palestina. Kemerdekaan Palestina adalah harga mati,” pungkasnya. (Pon)

#Komisi I DPR #Amerika Serikat #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Bagikan