Serangan AS ke Venezuela Dapat Kecaman, Stabilitas Amerika Latin Terguncang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Serangan AS ke Venezuela Dapat Kecaman, Stabilitas Amerika Latin Terguncang

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ANTARA/REUTERS/Manaure Quintero/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela pada Sabtu (3/1) dan menangkap Presiden Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, mendapat kecaman berbagai negara, terutama negara yang selama ini dekat dengan Venezuela/ .

Serangan ini juga langsung meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin dan memicu kekhawatiran global.

Presiden Chili Gabriel Boric mengecam keras serangan Amerika Serikat ke Venezuela termasuk penangkapan Presiden Nicolás Maduro.

Boric menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip kedaulatan negara dan berpotensi membahayakan stabilitas kawasan regional maupun global.

Baca juga:

Ditangkap AS, Pemerintah Tegaskan Maduro Tetap Presiden Venezuela

Boric menyampaikan agar peristiwa ini harus segera dihentikan, agar tidak ada lagi negara yang bernasib sama dengan Venezuela.

Kecaman juga datang dari Kuba. Presiden Miguel Díaz-Canel mengutuk apa yang disebutnya sebagai kejahatan serangan AS terhadap Venezuela dan mendesak aksi darurat dari masyarakat internasional.

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodríguez menyebut operasi militer tersebut sebagai tindakan keji terhadap negara yang tidak pernah mengancam AS.

Dari Rusia, Wakil Ketua Dewan Federasi Konstantin Kosachev menilai serangan itu melanggar hukum internasional dan tidak memiliki dasar substansial.

Menteri Luar Negeri Venezuela Ivan Gil, dalam wawancaranya dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti, mengatakan, perdamaian Amerika Latin “terganggu” oleh tindakan Washington, seraya menilai klaim serangan itu sebagai ancaman serius terhadap stabilitas regional. (Pon)

#Venezuela #Amerika Serikat # Nicolas Maduro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - 31 menit lalu
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Bagikan