Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Serangan AS Dalam 2 Hari ke Iran Tewaskan 14 Orang dan Melukai 78 Lainnya

Rudal-rudal milik Militer Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut menyasar lebih dari 170 lokasi militer dalam dua hari, termasuk sistem pertahanan udara, aset pengawasan pesisir, infrastruktur rudal dan drone, infrastruktur angkatan laut, serta fasilitas milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Serangan itu bertujuan mencegah serangan lebih lanjut terhadap pelayaran internasional.

Serangan Amerika Serikat terhadap lima provinsi di Iran dalam dua hari terakhir itu, menewaskan, sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.

Amerika Serikat telah menyasar lima provinsi di Iran pada 8 dan 9 Juli,

tulis Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, dalam unggahannya di media sosial X.

Menurut kementerian, 47 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara korban lainnya telah dipulangkan setelah mendapatkan penanganan medis.

Baca juga:

Pratama Arhan Ingin Kehadirannya di Persija Diingat Lewat Karakter dan Profesionalismenya

Sebanyak tiga dari jumlah korban tewas merupakan akibat dari serangan di dekat Kota Ahvaz, Iran barat daya, menurut kantor berita pemerintah Iran, IRNA, yang mengutip Wakil Gubernur Provinsi Khuzestan Bidang Keamanan, Valiollah Hayati.

Data korban terbaru ini diumumkan saat kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah runtuhnya gencatan senjata yang rapuh yang dicapai bulan lalu.

Eskalasi dimulai setelah Amerika Serikat menuduh Iran menyerang tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Tuduhan itu mendorong Washington melancarkan gelombang serangan berturut-turut terhadap sasaran militer Iran di sepanjang pesisir selatan negara tersebut.

#Iran #Amerika Serikat #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan