MerahPutih.com - Kecelakaan tunggal sepur kelinci wisata terjadi di pertigaan Dusun Dawung, Desa Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/5).
Akibat kejadian itu dua orang meninggal dunia dan belasan penumpang lain mengalami luka-luka dilarikan di rumah sakit terdekat.
Baca Juga
Sepanjang Libur Lebaran, 7,4 Juta Kendaraan Keluar Masuk Solo
Informasi dihimpun, rombongan wisatawan asal Dusun Sangge, Desa Cepoko, Keatan Klego, Boyolali, hendak berwisata ke Bandara Adi Soemarmo, Kecamtan Ngemplak, Boyolali.
Tiba-tiba Sepur kelinci mogok di Dusun/Desa Empat penumpang lantas turun untuk mendorong sepur kelinci tersebut. Setelah mesin menyala penumpang naik lagi. Namun, diduga sepur kelinci mengalami rem blong lantas terguling sekitar pukul 10.30 WIB.
"Saya dari ladang kejauhan mendengar suara benturan keras dan teriakan orang menangis minta tolong," ujar Sabagio (45) warga setempat.
Ia pun mencari sumber suara ternyata sepur kelinci wisata terguling. Dari korban yang jatuh tersebut terdapat anak-anak usia 5 tahun dan ibu-ibu.
"Ada korban yang mengalami luka parah sampai keluar darah bagian hidung. Jadi kami fokus evakuasi penumpang yang masih di dalam sepur kelinci," katanya.
Baca Juga
Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Abdul Mufid membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dua orang meninggal dunia, satu luka berat dan lainnya luka ringan.
"Kecelakaan tunggal ini masih dalam penyelidikan. Saat ini penumpang sudah dirujuk ke empat RS dan puskesmas," katanya.
Ia menyebut rombongan wisatawan ini diketahui bertolak dari Klego menuju Bandara Adi Soemarmo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Kemudian memilih jalan pintas di perkampungan dan kebun jati di Dusun Sempu, Andong, Boyolali.
"Ternyata sepur kelinci terkendala gas terkunci dan sepur kelinci berjalan kencang dan lurus, lalu terbalik di tegalan," ujar dia. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
125 ASN Solo Kena Sanksi Pemotongan TPP Karena Telat Masuk Kerja Pasca Libur Panjang