Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8

Tim arkeolog dari BPK Jawa Tengah mengecek temuan stupa di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali, Sabtu (30/5). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Temuan stupa di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali kembali menegaskan kekayaan arkeologis Jawa Tengah.

Tim arkeolog dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Tengah menyebut struktur batuan tersebut diprediksi berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga abad ke-10 Masehi.

Baca juga:

Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan

Pamong Budaya BPK Jawa Tengah, Wardiyah, menjelaskan hasil kajian fisik awal mengonfirmasi bangunan tersebut merupakan stupa candi.

“Objek purbakala yang ditemukan warga saat pembukaan jalan baru memiliki karakteristik morfologi arsitektur suci keagamaan Buddha yang sangat jelas,” kata Wardiyah, kepada awak media, dikutip Minggu (31/5)

Struktur dan Motif Stupa

Wardiyah menyebut stupa ini memiliki tiga komponen utama: Prasada (kaki/dasar), Anda (kubah utama berbentuk lonceng), serta Harmika (puncak berbentuk segi empat).

Baca juga:

Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia

Namun, lanjut dia, komponen Yasti atau tiang tongkat yang seharusnya berada di pucuk bangunan belum ditemukan. Menariknya, stupa terbaru ini dinilai lebih lengkap dibandingkan empat temuan sebelumnya di Desa Nepen.

Total ada lima stupa ditemukan di Desa Nepen, Boyolali. Secara estetika, stupa ini memiliki komponen struktural dan ragam hias yang jauh lebih kaya dibandingkan empat temuan terdahulu,

Pamong Budaya BPK Jawa Tengah, Wardiyah

Motif hiasan pada permukaan batu didominasi relief flora berupa sulur-suluran. Pada bagian Harmika, terdapat hiasan berbentuk Antefiks yang pengerjaannya terindikasi belum selesai.

Prediksi Usia Batu Stupa

Merujuk pada catatan sejarah di kawasan Merapi–Merbabu, Tim Arkelog memprediksi usia batuan diperkirakan berada pada rentang abad ke-8 hingga abad ke-10 Masehi.

Dari masa klasik Hindu-Buddha. Dan itu jelas latar belakangnya agama Buddha,

Pamong Budaya BPK Jawa Tengah, Wardiyah

Fungsi mendasar stupa pada masa itu adalah sebagai pusat peribadatan dan penghormatan setelah Sang Buddha mangkat. Bukti sejarah juga menunjukkan bahwa Desa Nepen pada masa itu merupakan pemukiman padat penduduk Buddha.

Baca juga:

Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

“Jadi bisa diasumsikan memang sudah ada pendukung budayanya. Yang pasti mereka diwarnai dengan latar belakang agama Buddha,” tandas Wardiyah. (Ismail/Jawa Tengah)

#Boyolali #Buddha #Stupa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Dunia
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Acara keagamaan Festival Cahaya Buddha biasa dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender tradisional Myanmar.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Indonesia
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Hartati Murdaya dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam memajukan agama Buddha, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan baik di Indonesia maupun dunia.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Indonesia
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Hal ini diketahui, bermula dari warga mengamankan seorang anak berinisial MAF diduga mengambil kotak amal masjid Desa Mojo, Andong
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Tradisi
Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak
Pindapata memiliki makna spiritual yang mendalam bagi para Bhikkhu.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Mei 2025
Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak
Bagikan