Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Mei 2025
Mengenal Tradisi Pindapata, Momen Berbagi Jelang Perayaan Waisak

(Ilustrasi) Tradisi Pindapata biasanya dilakukan jelang Waisak. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Jelang perayaan Waisak, para Bhikkhu akan berjalan ke pemukiman untuk menerima persembahan berupa makanan dari umat. Tradisi ini dikenal dengan Pindapata.

Saat momen Pindapata datang, sejak pagi umat akan berkerumun mengantri membagikan hal terbaik yang mereka miliki untuk diberikan kepada Bhikkhu.

Tradisi Pindapata memiliki makna spiritual yang mendalam bagi para Bhikkhu. Pasalnya, Pindapata menjadi cara melatih diri untuk hidup sederhana, perhatian, juga perenungan.

Baca juga:

Begini Tradisi Vajrayana Ketika Waisak di Borobudur

Tradisi ini tidak bisa disamakan dengan mengemis. Bhikkhu adalah sosok penting dalam agama Buddha. Dan pada praktik Pindapata, para Bhikkhu tidak mengemis dan tidak meminta-minta, melainkan berdiri diam sejenak di 'pintu' umat. Kemudian Bhikkhu hanya berjalan tanpa memohon belas kasihan dari umat.

Adapun menurut kebiasaan, ketika Pindapata berlangsung umat memberikan berbagai macam kebutuhan untuk para Bhikkhu. Termasuk kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, tempat tinggal, dan segala kebutuhan hingga jubah.

Baca juga:

Waisak Momentum Umat Buddha Cabut 3 Akar Kejahatan Penderitaan Manusia

Tata Cara Tradisi Pindapata

Para Bhikkhu biasanya berjalan kaki berkeliling ke rumah-rumah umat, dengan membawa mangkuk (patta) untuk menerima persembahan makanan.

Praktik Pindapata dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk rumah-rumah warga, kuil, dan tempat-tempat umum lainnya.

Selama Pindapata, Bhikkhu akan melakukan kewajibannya berupa mendoakan agar umat tersebut memperoleh berkah berupa umur panjang, ketampanan, kebahagiaan, dan kekuatan. (tka)

#Hari Raya Waisak #Pindapata #Buddha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Berita Foto
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Warga berjalan dengan lampu Borobudur dalam Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace di Bundaran HI, Jakarta, Jum'at (29/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 29 Mei 2026
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Indonesia
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan CFD pada Minggu, 31 Mei 2026, karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Dunia
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Acara keagamaan Festival Cahaya Buddha biasa dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender tradisional Myanmar.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Indonesia
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Hartati Murdaya dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam memajukan agama Buddha, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan baik di Indonesia maupun dunia.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Indonesia
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Dari total 6,6 juta pelanggan, KAI (KA Jarak Jauh dan KA Lokal) melayani 997.013 pelanggan, menempati proporsi terbesar kedua setelah KAI Commuter yang mencatatkan angka 5.050.998 pelanggan.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Mei 2025
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Berita Foto
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Biksu saat melaksanakan Puja Bakti dalam Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama, Jakarta, Senin (12/5/2025).
Didik Setiawan - Senin, 12 Mei 2025
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Indonesia
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Peringatan Hari Waisak 2569 BE/2025 menjadi momen refleksi untuk kembali kepada esensi kemanusiaan, yaitu toleransi, perdamaian, dan cinta kasih tanpa batas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Mei 2025
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Indonesia
Long Weekend Waisak, Kereta Whoosh Sudah Layani 22 Ribu Penumpang
Memasuki long weekend Waisak, kereta Whoosh sudah melayani 22 ribu penumpang.
Soffi Amira - Minggu, 11 Mei 2025
Long Weekend Waisak, Kereta Whoosh Sudah Layani 22 Ribu Penumpang
Bagikan