Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan

Ratusan arsip naskah kuno ditemukan di Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (8/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RATUSAN arsip naskah kuno ditemukan di rumah kosong milik almarhum Cipto Raharjo, warga Tumang Tempel, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. Dokumen-dokumen tulisan tangan dan cetakan tersebut tersimpan di dalam lemari rumah Cipto, yang diketahui telah meninggal dunia sekitar 2007 lalu.

Pustakawan Ahli Pertama Perpusda Boyolali, Anang Abdul Harahab, mengemukakan ratusan naskah kuno tersebut ditemukan secara tidak sengaja. Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.

“Kami terima laporan adanya temuan ratusan naskah kuno. Koleksi naskah yang ditemukan cukup beragam,” ujar Anang, Sabtu (8/8).

Ia menjelaskan salah satunya naskah yang ditemukan itu merupakan naskah Safinatun Najah, sebuah kitab fiqih bertuliskan Arab Pegon yang dilengkapi dengan terjemahan. Kitab ini berisi panduan dan hukum-hukum Islam.

Baca juga:

Naskah Kuno Cirebon belum Terkodifikasi


Selain kitab keagamaan, pihaknya juga menemukan naskah Primbon Jawa yang memuat perhitungan weton lahir serta ramalan peruntungan rezeki seseorang.

"Jadi naskah Primbon Jawa soal peruntungan orang. Misalnya Senin Wage berapa, terus kalau misalnya ketemu angka 18 itu apa. Jadi (ini baru) sekilas karena belum dipelajari secara mendalam," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, ada pula naskah Serat Warna-Warni dan Serat Petung. Naskah berbahasa serta beraksara Jawa yang berisi berbagai rumus perhitungan tradisional.

Dari ratusan naskah yang ditemukan terdapat sebuah karya sastra fiksi yang ditulis dalam bahasa dan aksara Jawa. "Ada karya sastra roman dusun dengan tulisan Jawa. Kalau sekarang (disebut) novel. Ini karya sastra beliau (Cipto Raharjo), tapi pengarangnya beda. Mungkin kerja sama atau apa waktu itu dengan Padmo Sudarmo. Itu ada dua jilid," katanya.

Anang mengungkapkan Perpusda Boyolali akan melibatkan akademisi untuk mengidentifikasi isi serta nilai sejarah dari seluruh naskah tersebut.

"Kami akan kerja sama akademisi untuk mendalami koleksi-koleksi (temuan naskah) yang ada di sana. Saat ini prioritas kami naskah tulisan tangan dulu (yang didigitalisasi)," tegasnya.

Kepala Desa Cepogo, Mawardi, menambahkan naskah kuno yang ditemukan di rumah almarhum berawal dari program Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Boyolali terkait dengan penelusuran naskah di wilayah Boyolali. Program itu mengingatkan Mawardi pada sosok Cipto Raharjo, yang kala itu disegani masyarakat karena ilmunya dan sebagai seorang penulis naskah.

Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu. Untuk menelusuri naskah, Dinas Arpusda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, serta filolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS) mendatangi rumah Cipto Raharjo.

"Kebetulan rumah itu sudah kosong. Kami buka seizin dengan pihak keluarga untuk melihat keberadaan naskah-naskah tersebut. Setelah dibuka, diidentifikasi masih banyak naskah yang merupakan naskah-naskah kuno," kata Mawardi.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Menyingkap Mantra Naskah Kuno Kerinci








#Boyolali #Naskah Lontar Kuno #Sastra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Indonesia
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, mendapat apresiasi NASA dan tiket pendidikan Siber & Sandi dari BSSN setelah menemukan celah keamanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
ShowBiz
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
Kali ini dia membawa kisah dari kehidupan sekelompok anak remaja yang latar tempatnya banyak terjadi di pasar.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Sastrawan Indonesia, Denny JA, mendonasikan seluruh dana BRICS Literature Award 2025 untuk mengembangkan sastra dunia.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Bagikan