Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif

Eka Kurniawan dalam Jeda Gramedia di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Rabu (10/3).(foto: Merahputih.com/Tika Ayu) 

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SASTRAWAN Eka Kurniawan akan segera meluncurkan karya buku novel teranyarnya bertajuk Coreng Hitam. Ini menjadi buku pertamanya setelah hampir dua tahun tak merilis buku. Dalam kegiatan bincang santai sekaligus buka bersama dengan Gramedia, Eka hadir sebagai tamu utama. Pria 50 tahun itu dengan bangga bisa kembali hadir dengan tulisannya yang 'nakal', membangkitkan narasi kritis di benak pembaca dan tentu akan menggelitik moral hidup hari ini.

Eka menceritakan kali ini dia membawa kisah dari kehidupan sekelompok anak remaja yang latar tempatnya banyak terjadi di pasar. Lokasi ini menandai banyak perkembangan karakter cerita di dalamnya.

"Secara garis besar, ini tentang sekolompok anak remaja 16 tahun ke bawah yang suka main di pasar. Anak-anak ini membentuk masyarakat kecil sendiri dan mereka terpapar oleh beberapa buku," kata dia saat ditemui di acara Jendela Edukasi dan Dialog Media (JEDA) di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Walaupun telah membeberkan sedikit terkait dengan cerita bukunya, Eka mencoba merayu pembacanya bahwa 'buku-buku' ini lah yang memicu aksi dan reaksi konflik dalam perjalanan para tokoh dalam ceritanya.

Baca juga:

Eka Kurniawan Bicara soal Kolaborasi dengan Palari Films di Film 'Monster Pabrik Rambut'




"Saya enggak bisa ceritakan bukunya karena itu poin yang sangat penting. Hal yang membuat mereka kayak punya pemikiran tertentu, ide tertentu tanpa mereka sadari membentuk sejarah Indonesia," katanya.

Eka menyebut pemilihan latar pasar sebagai plot cerita bukunya kali ini hadir dengan porsi yang lebih besar bahkan sampai 75 persen. Hal tersebut bisa terjadi karena, menurut Eka, pasar merupakan bagian dari kehidupan personal penulis yang banyak memberikannya ide. Bukan hanya untuk novelnya yang baru, melainkan juga novel-novel lainnya seperti Cantik itu Luka.

"Karena ada dua hal, pertama ibu saya jualan di pasar Pangandaran. Hampir tiap pulang sekolah, saya pergi ke pasar, setidaknya untuk minta makan siang, banyak anak di sana juga, karena dari rumah ke pasar itu enggak terlalu jauh. Kedua, bahkan sampai SMA pun gitu, karena dari rumah ke SMA itu ngelewatin pasar juga," katanya.

"Novel kali imi benar-benar secara spesifik aku bikin dengan setting yang sebagian besar, mungkin 75 persen tuh di pasar. Meskipun sebenernya bukan cerita tentang pasar, di setting berpengaruh," imbuhnya.

Eka menceritakan naskah novel ini sudah digarap sejak 2017 dan telah rampung. Tinggal menunggun momentum perilisan.(tka)

Baca juga:

Skenario Ditulis Edwin dan Eka Kurniawan, Bagaimana Sinopsis Film Horor Fantasi 'Monster Pabrik Rambut’?



#Sastra #Eka Kurniawan #Sastrawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
ShowBiz
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
Kali ini dia membawa kisah dari kehidupan sekelompok anak remaja yang latar tempatnya banyak terjadi di pasar.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
ShowBiz
Eka Kurniawan Bicara soal Kolaborasi dengan Palari Films di Film 'Monster Pabrik Rambut'
Penulis Lelaki Harimau ini mengaku memilih kolaborasi dengan Palari Films karena adanya hubungan kedekatan di antara dia dan orang-orang di dalamnya.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Eka Kurniawan Bicara soal Kolaborasi dengan Palari Films di Film 'Monster Pabrik Rambut'
Indonesia
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Sastrawan Indonesia, Denny JA, mendonasikan seluruh dana BRICS Literature Award 2025 untuk mengembangkan sastra dunia.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Indonesia
2 Sastrawan Dunia Raih BRICS Award 2025, Denny JA Bawa Arah Baru bagi Sastra Modern
Denny JA meraih BRICS Award 2025 bersama sastrawan asal Mesir, Salwa Bakr. Denny membawa arah baru dalam sastra modern.
Soffi Amira - Senin, 01 Desember 2025
2 Sastrawan Dunia Raih BRICS Award 2025, Denny JA Bawa Arah Baru bagi Sastra Modern
Indonesia
Denny JA Raih Penghargaan Sastra BRICS 2025, Tegaskan Representasi Asia, Afrika, hingga Amerika Latin
Denny JA memenangkan BRICS Award 2025 dan menyerukan pentingnya suara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dalam sastra global. Puisi Esai turut jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Denny JA Raih Penghargaan Sastra BRICS 2025, Tegaskan Representasi Asia, Afrika, hingga Amerika Latin
Berita
Penghargaan Sastra 2025: Merawat Nurani Bangsa di Tengah Ledakan Teknologi
Empat sastrawan menerima Penghargaan Sastra 2025 dari Denny JA Foundation, termasuk Sutardji Calzoum Bachri sebagai penerima Lifetime Achievement.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Penghargaan Sastra 2025: Merawat Nurani Bangsa di Tengah Ledakan Teknologi
Indonesia
Denny JA Masuk 10 Besar Dunia Calon Penerima BRICS Literature Award 2025
Denny JA masuk 10 besar dunia calon penerima BRICS Literature Award 2025. Ia mewakili Indonesia di ajang penghargaan sastra internasional itu.
Soffi Amira - Senin, 27 Oktober 2025
Denny JA Masuk 10 Besar Dunia Calon Penerima BRICS Literature Award 2025
Berita Foto
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Pengunjung memilih buku yang mereka sukai, pada Bazar Buku "Millennia International Bookfair", yang digelar di Selasar Gedung Ali Sadikin Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Dunia
Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner
Pengumuman kemenangan Krasznahorkai atas Hadiah Nobel Sastra dilakukan, Kamis (9/10).
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner
Bagikan