Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner

Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra.(foto: Instagram @nobelprize)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PENULIS asal Hungaria, Laszlo Krasznahorkai, diumumkan sebagai penerima Hadiah Nobel Sastra. Krasznahorkai dikenal lewat novel-novel filosofis dengan humor kelam dan kalimat panjang tanpa henti. Pengumuman kemenangan Krasznahorkai atas Hadiah Nobel Sastra dilakukan, Kamis (9/10). Ia dianugerahi penghargaan tersebut atas karya yang memikat dan visioner, yang di tengah teror, apokaliptik menegaskan kembali kekuatan seni.

Beberapa karya terkenalnya, termasuk debutnya, Satantango dan The Melancholy of Resistance, telah diadaptasi menjadi film oleh sutradara Hungaria Bela Tarr.

Dalam pengumuman resminya, para juri Nobel memuji pandangan artistik Krasznahorkai yang sepenuhnya bebas dari ilusi, yang menembus kerapuhan tatanan sosial, serta keyakinannya yang tak tergoyahkan terhadap kekuatan seni.

“Laszlo Krasznahorkai ialah penulis epik besar dalam tradisi Eropa Tengah. Tradisi yang mengalir dari (Franz) Kafka hingga Thomas Bernhard. Ia memberikan gaya yang ditandai absurdisme dan kelebihan grotesque,” ujar Steve Sem-Sandberg dari Komite Nobel saat pengumuman, dikutip The Korea Times.

Baca juga:

Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado Raih Hadiah Nobel Perdamaian


Penulis berusia 71 tahun itu tidak langsung memberikan tanggapan dan tidak hadir dalam pengumuman penghargaan. Krasznahorkai sebelumnya telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Man Booker International Prize 2015. Para juri Booker kala itu memuji kalimat-kalimatnya yang luar biasa panjang, yang menempuh perjalanan panjang dengan nada yang terus berubah, dari khidmat, jenaka, penuh tanya, hingga muram. Namun, semuanya selalu menggugah.

Ia juga memenangi National Book Award for Translated Literature di Amerika Serikat pada 2019 untuk karyanya, Baron Wenckheim’s Homecoming.

Penulis dan kritikus asal AS Susan Sontag pernah menyebut Krasznahorkai sebagai master kontemporer dari kisah-kisah apokaliptik. Ia juga dikenal bersahabat dengan penyair dan penulis Amerika Allen Ginsberg, bahkan sering tinggal di apartemen Ginsberg saat berkunjung ke New York City.



Pemenang Pertama dari Hungaria





Krasznahorkai menjadi pemenang pertama dari Hungaria sejak Imre Kertesz bergabung dengan daftar penerima Hadiah Nobel Sastra bergengsi seperti Ernest Hemingway, Toni Morrison, dan Kazuo Ishiguro pada 2002.

Hingga kini, Hadiah Nobel Sastra telah diberikan 117 kali kepada total 121 penerima. Tahun lalu, penghargaan ini diraih penulis asal Korea Selatan, Han Kang, atas karya-karyanya yang menurut komite Nobel menghadapi trauma sejarah dan menyingkap rapuhnya kehidupan manusia.

Hadiah Nobel Sastra ini merupakan penghargaan keempat yang diumumkan minggu ini. Sebelumnya, Komite Nobel telah mengumumkan penerima Hadiah Nobel bidang kedokteran, fisika, dan kimia pada 2025.

Upacara penganugerahan Nobel akan digelar pada 10 Desember, bertepatan dengan hari wafatnya Alfred Nobel pada 1896. Nobel ialah industrialis kaya asal Swedia dan penemu dinamit yang mendirikan penghargaan tersebut.

Setiap pemenang akan menerima hadiah sebesar 11 juta krona Swedia (sekitar Rp 19 miliar) serta medali emas 18 karat dan piagam penghargaan.(dwi)

Baca juga:

Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet

#Hadiah Nobel #Sastra #Hadiah Nobel Sastra
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
Kali ini dia membawa kisah dari kehidupan sekelompok anak remaja yang latar tempatnya banyak terjadi di pasar.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
'Coreng Hitam', Novel Baru Eka Kurniawan yang Disebut Paling Nakal dan Provokatif
Dunia
Warga Korea Selatan Dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian, Bersatu Bela Demokrasi atas Darurat Militer
Ini menjadi sebuah gestur yang oleh para akademisi disebut sebagai pengakuan tegas atas ketahanan demokrasi negara tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 20 Februari 2026
Warga Korea Selatan Dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian, Bersatu Bela Demokrasi atas Darurat Militer
Indonesia
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Sastrawan Indonesia, Denny JA, mendonasikan seluruh dana BRICS Literature Award 2025 untuk mengembangkan sastra dunia.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia
Indonesia
Denny JA Raih Penghargaan Sastra BRICS 2025, Tegaskan Representasi Asia, Afrika, hingga Amerika Latin
Denny JA memenangkan BRICS Award 2025 dan menyerukan pentingnya suara Asia, Afrika, dan Amerika Latin dalam sastra global. Puisi Esai turut jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Denny JA Raih Penghargaan Sastra BRICS 2025, Tegaskan Representasi Asia, Afrika, hingga Amerika Latin
Berita
Penghargaan Sastra 2025: Merawat Nurani Bangsa di Tengah Ledakan Teknologi
Empat sastrawan menerima Penghargaan Sastra 2025 dari Denny JA Foundation, termasuk Sutardji Calzoum Bachri sebagai penerima Lifetime Achievement.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Penghargaan Sastra 2025: Merawat Nurani Bangsa di Tengah Ledakan Teknologi
Berita Foto
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Pengunjung memilih buku yang mereka sukai, pada Bazar Buku "Millennia International Bookfair", yang digelar di Selasar Gedung Ali Sadikin Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Dunia
3 Ekonom Terima Hadiah Nobel atas Riset Mengenai Creative Destruction
Joel Mokyr, Philippe Aghion, dan Peter Howitt meraih Hadiah Nobel Memorial bidang ekonomi atas penelitian mereka mengenai dampak inovasi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
3 Ekonom Terima Hadiah Nobel atas Riset Mengenai Creative Destruction
Dunia
Kontroversi Maria Machado Pemenang Nobel Perdamaian 2025, Dikecam atas Dukungannya ke Israel
Maria Corina Machado dianugerahi Nobel Perdamaian 2025 atas perjuangan demokrasi di Venezuela. Namun, dukungannya terhadap Israel dan seruan intervensi asing memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk CAIR dan politisi Norwegia.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Kontroversi Maria Machado Pemenang Nobel Perdamaian 2025, Dikecam atas Dukungannya ke Israel
Dunia
Donald Trump Gagal Raih Hadiah Nobel Perdamaian, Gedung Putih Kecam Komite Nobel Mendahulukan Politik di Atas Perdamaian
Trump sudah lama secara terbuka menyatakan keinginannya untuk memenangi penghargaan tersebut, bahkan mengklaim telah mengakhiri sejumlah konflik global.
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
  Donald Trump Gagal Raih Hadiah Nobel Perdamaian, Gedung Putih Kecam Komite Nobel Mendahulukan Politik di Atas Perdamaian
Dunia
Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner
Pengumuman kemenangan Krasznahorkai atas Hadiah Nobel Sastra dilakukan, Kamis (9/10).
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
Penulis Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Hadiah Nobel Sastra, Dianugerahi atas Karya yang Memikat dan Visioner
Bagikan