MERAHPUTIH.COM - PENULIS skenario Monster Pabrik Rambut Eka Kurniawan membagikan iga pendapatnya soal kolaborasi keduanya dengan Rumah Produksi Palari Films setelah terakhir berkolaborasi pada empat tahun silam.
Eka Kurniawan merupakan penulis skenario di balik perjalan tiga saudara yang terjebak di sebuah pabrik angker. Tak sendiri sebagai penulis skenarionya, proyek Monster Pabrik Rambut menjadi kolaborasi kedua yang mempertemukan Eka dan Edwin. Sebelumnya, keduanya terlibat di proyek film body horor Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, dengan Eka sebagai penulis cerita aslinya, sedangkan Edwin merangkap sebagai sutradara dan penulis naskah skenario.
Penulis Lelaki Harimau ini mengaku memilih kolaborasi dengan Palari Films karena adanya hubungan kedekatan di antara dia dan orang-orang di dalamnya. Menurut Eka, kedekatan tersebut bisa mempermudah proses pekerjaan kreatif yang berlangsung selama proses menggarap proyek film keduanya.
“Ya, sebenernya pertama karena mungkin teman nongkrong. Maksudnya, saya sama teman-teman Palari Films sejak proyek Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas sudah sering ketemu ngobrol bareng. Karena kalau enggak ada ngapain-ngapain, kami ketemu ngobrol bareng, ngobrol ngalor ngidul. Jadi udah terbiasa saja gitu. Ya, kemudian dari karakter biasa kerjanya juga lebih nyaman saja. Mereka mengerti kebiasaan-kebiasaan saya, mereka ngerti cara kerjanya saya,” kata dia.
Baca juga:
Kendati selama ini bekerja sama dengan Palari Films, Eka tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan rumah produksi lainnya. Menurut Eka, hanya saja hal itu belum terjadi, tapi kemungkinan tersebut ada. Apalagi, kata dia, catatan kariernya bekerja di rumah produksi besar sudah ada sebelumnya. “Ya, kemungkinan itu ada juga, tapi belum dikira-kira. Sebelumnya saya bahkan sudah pernah kerja lah di PH lain,” katanya.
Film Monster Pabrik Rambut disebut akan tayang tahun ini. Meski begitu, Eka tak memberikan tanggal pasti penayangannya di bioskop seluruh Indonesia. Film dengan judul internasional Sleep No More justru debut di luar negeri lewat ajang festival film bergengsi Berlin International Film Festival ke-76. Hal yang membuat film ini makin kompetitif jelang perilisan nasionalnya yakni proyek besutan Edwin ini masuk nominasi bergengsi Program Berlinale Special Midnight-, ajang pertunjukan prestisius bagi sineas internasional.
Monster Pabrik Rambut dibintangi Iqbal Ramadhan, Lutesha, Rachel Amanda. Film ini dikabarkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 2026 ini.(Tka)
Baca juga:
Sumber Foto: Tika Ayu/ Merahputih.com