Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi

Temuan naskah kuno diamankan di Kantor Desa Cepogo, Boyolali. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Merahputih.com - Ratusan naskah kuno berbahasa Jawa, Arab dan Indonesia ditemukan di rumah salah satu warga Dukuh Tumang Tempel, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Naskah kuno ditemukan di rumah almarhum Cipto Raharjo, yang dikenal warga setempat sebagai seorang cendekiawan dan budayawan itu kini diamankan disimpan di kantor Desa Cepogo.
Kepala Desa Cepogo, Mawardi, mengatakan naskah kuno yang ditemukan di rumah almarhum Cipto Raharjo bermula adanya program dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Boyolali terkait penelusuran naskah di wilayah Boyolali.

Jadi awalnya adanya program Arpusda Boyolali penelusuran naskah kuno. Program penelusuran naskah itu mengingatkan Mawardi pada sosok Cipto Raharjo, seorang warga Dukuh Tumang Tempel yang kala itu sangat disegani di masyarakat karena ilmunya dan sebagai seorang penulis naskah,

kata Mawardi, Senin (10/8).
Ia menjelaskan Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Oleh karena itu, untuk menelusuri naskah terkait keberadaan Desa Cepogo, Boyolali dan sebagainya, Dinas Arpusda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, serta filologi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) mendatangi rumah Cipto Raharjo.
"Kebetulan rumah itu sudah kosong. Kita buka seizin dengan pihak keluarga untuk melihat keberadaan naskah-naskah tersebut. Setelah dibuka, diidentifikasi masih banyak naskah yang merupakan naskah-naskah kuno," katanya.
Mawardi mengatakan, bahwa naskah kuno yang ditemukan di rumah Cipto Raharjo merupakan arsip keluarga.
Saat ini masih banyak naskah kuno peninggalan Cipto Raharjo yang belum diidentifikasi karena butuh waktu yang lama. Ada tujuh naskah kuno yang diprioritaskan untuk proses digitalisasi.
“Naskah kuno itu di antaranya tentang primbon Jawa, doa-doa dalam bahasa Arab tapi sudah diartikan dalam bentuk bahasa Jawa, kitab kuning tulisan tangan Safinatun Najah,” kata dia.
Kitab Safinatun Najah ini, kata dia, ditulis jangka panjang hingga tulisan terakhir sekitar tahun 1938.
Kemudian ada naskah pitung Jawa dan naskah kuno tentang roman bahasa Jawa. Semua naskah kuno merupakan tulisan tangan Cipto Raharjo.
Mawardi menyampaikan, bahwa naskah kuno peninggalan Cipto Raharjo sebagian disimpan di kantor desa untuk dilakukan pemasangan cover luar agar tidak rusak.
"Ada sekitar tujuh naskah yang sudah didigitalisasi oleh Arpusda Boyolali. Dan naskah tersebut kami simpan sementara di kantor desa," tandasnya.
Mawardi mengatakan, Pemdes Cepogo akan melakukan koordinasi dengan keluarga almarhum Cipto Raharjo terkait naskah kuno tersebut. Salah satu anak almarhum Cipto Raharjo menyampaikan ayahnya tersebut menginginkan adanya perpustakaan yang bermanfaat di masyarakat.
"Ahli waris menginginkan adanya perpustakaan yang bermanfaat di masyarakat khususnya keluarga. Dan buku peninggalan ini bisa berikan manfaat,” katanya.
Pustakawan Ahli Pertama Perpusda Boyolali, Anang Abdul Harahab, menyebut temuan naskah kuno di Tumang merupakan tulisan tangan Cipto Raharjo. Kitab tersebut tentang Safinatun Najah. Selain itu, ada temuan naskah batik. Tetapi belum dapat diidentifikasi karena jumlahnya banyak.
"Temuan di Tumang ada naskah tulis tangan Mbah Cipto itu Safinatun Najah. Itu terkait kitab Syafiiah, ada naskah yang perlu diteliti lagi naskah terkait batik. Itu belum bisa kita eksekusi karena banyak dan semua temuan proses identifikasi,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).
#Budaya #Budaya Jawa #Naskah Lontar Kuno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Indonesia
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Bagikan