Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton

Ragamkultura Jakarta hadir di IFW 2026. Foto: Dok. IFW 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah kota tidak hanya dikenang melalui deretan gedung pencakar langit, jalanan yang dipadati kendaraan, atau monumen bersejarah.

Jakarta juga memiliki identitas yang tercermin dari pertemuan berbagai budaya, yang kemudian dirangkai menjadi karya wastra. Melalui batik, perjalanan dan karakter ibu kota direkam menjadi sebuah karya yang sarat makna.

Semangat tersebut dihadirkan dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Lewat karya para pelaku industri kreatif, keunikan Jakarta diterjemahkan ke dalam beragam motif batik yang tak sekadar menjadi busana, tetapi juga merepresentasikan sejarah, budaya, dan perkembangan kota dari masa ke masa.

Baca juga:

Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026

Pada penutupan hari kedua, panggung RAGAMKULTURA JAKARTA menghadirkan sembilan jenama wastra asal Jakarta dengan dukungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta.

Masing-masing label menampilkan koleksi yang terinspirasi dari berbagai sisi Jakarta, mulai dari ikon kota, kekayaan flora perkotaan, nilai budaya Betawi, hingga kisah para perempuan pembatik. Seluruh koleksi tersebut menegaskan Jakarta sebagai ruang pertemuan berbagai budaya tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Kembang Sepatu hingga Ornamen Betawi Jadi Inspirasi

Pendiri Batik Riana, Riana Kusuma Astuti, menemukan ide dari bunga kembang sepatu yang banyak tumbuh di pinggir jalan Jakarta.

Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, bunga tersebut justru menarik perhatiannya dan kemudian diolah menjadi motif batik yang memiliki kisah tersendiri.

"Karena saya bukan desainer. Saya penggiat batik. Jadi ide-ide kreatif itu muncul dari kebiasaan sehari-hari, seperti melihat kembang sepatu lalu dijadikan batik dan dikreasikan sehingga menjadi satu cerita tersendiri tentang Jakarta," ujar Riana.

Menurutnya, bunga kembang sepatu melambangkan keindahan, keramahan, sekaligus ketangguhan Jakarta yang terus berkembang.

Baca juga:

SBY Belanja Batik di Solo, Kenang Momen Bersama Almarhumah Ani Yudhoyono

Motif tersebut dipadukan dengan Tumpal Pasung Betawi, ornamen khas arsitektur tradisional Betawi yang bermakna kekuatan, perlindungan, dan keseimbangan hidup.

Perpaduan keduanya melahirkan koleksi bernuansa modern dengan sentuhan budaya. Warna-warna cerah khas Betawi, dominasi merah muda yang terinspirasi dari bunga kembang sepatu, serta siluet busana yang elegan menghadirkan harmoni antara unsur klasik dan pendekatan kontemporer.

Batik Marunda Angkat Kisah Pemberdayaan Perempuan

Semangat serupa dihadirkan Batik Marunda melalui tema Sampir Jakarta, interpretasi modern dari sampir Betawi yang dimaknai sebagai simbol kehangatan dan pelukan.

"Sampir tidak menutupi, tidak membatasi, melainkan disampirkan hangat di bahu sebagai simbol kota selama berabad-abad memberi ruang bagi siapa saja untuk datang, bertumbuh, dan menjadi bagian dari kisah Jakarta. Kami ingin bercerita tentang betapa indahnya Jakarta lewat sehelai kain, dan itu akan menjadi legacy untuk kota Jakarta," kata pendiri Batik Marunda, Irma Dharma Sinurat.

Irma menjelaskan, koleksi Batik Marunda tidak hanya menampilkan desain busana, tetapi juga membawa cerita pemberdayaan masyarakat. Seluruh kain batik dibuat oleh perempuan penghuni Rusunawa Marunda yang sebelumnya mengikuti pelatihan membatik tulis.

Baca juga:

Menuju IFW 2026, APPMI Perkenalkan Tema 'Ulos Simetria'

Kemudian, dari program tersebut lahirlah berbagai karya yang kini tampil di salah satu ajang fesyen terbesar di Indonesia.

Setiap goresan canting menjadi simbol ketekunan, harapan, dan semangat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Motif-motif yang dihasilkan mengangkat flora, fauna, landmark, hingga keberagaman budaya Jakarta sebagai identitas batik urban yang dekat dengan generasi masa kini.

Menjaga Tradisi agar Tetap Dekat dengan Generasi Muda

Upaya mendekatkan wastra kepada generasi muda juga menjadi perhatian Batik Mamauty. Pendiri Batik Mamauty, Uty Wulandari, yang mempertahankan gaya kasual dalam setiap koleksinya agar lebih mudah dikenakan oleh kalangan muda.

Sejalan dengan tema besar BTN Indonesia Fashion Week 2026, Simetria, ia menilai pelaku industri kreatif perlu menghubungkan nilai budaya dengan perkembangan zaman agar karya tetap relevan.

"Jadi pembuatan koleksi ini sesuai karakter saya dengan bahan atau dengan motif lebih beragam, agar menyentuh Jakarta sebagai kota dengan ragam kultur," ujar Uty.

Sementara itu, Hardi Lian dari Lian Indonesia mengangkat tema Simfoni Jakarta yang terinspirasi dari keberagaman flora di ibu kota.

Menurutnya, perbedaan warna dan bentuk justru menciptakan harmoni yang menjadi cerminan karakter Jakarta.

"Saya membuat tema Simfoni Jakarta terinspirasi dari ragam flora Jakarta. Justru keindahannya dari ragam warna, berbeda-beda, sehingga menjadi simfoni bagi kota," kata Lian.

Secara keseluruhan, koleksi yang ditampilkan dalam RAGAMKULTURA JAKARTA menunjukkan, bahwa industri fesyen Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada tren.

Setiap motif, warna, dan potongan busana menjadi medium untuk menyampaikan cerita, merekam identitas budaya, sekaligus menjembatani warisan masa lalu dengan perkembangan masa depan. (Far)

#Indonesia Fashion Week (IFW) #Batik #Motif Batik #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Fashion
Bukan Sekadar Wewangian, Dahlia Ubah Cara Pengunjung Menikmati Indonesia Fashion Week 2026
Dahlia Air Freshener menghadirkan pengalaman baru di Indonesia Fashion Week 2026 melalui konsep Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Bukan Sekadar Wewangian, Dahlia Ubah Cara Pengunjung Menikmati Indonesia Fashion Week 2026
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Ulos Simetria Jadi Simbol Harmoni Mode dan Budaya
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi dibuka. Mengusung tema Ulos Simetria, IFW 2026 memperkuat wastra Nusantara sekaligus mendorong pertumbuhan industri mode dan Ekraf.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Ulos Simetria Jadi Simbol Harmoni Mode dan Budaya
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
Menuju IFW 2026, APPMI Perkenalkan Tema 'Ulos Simetria'
BTN Indonesia Fashion Week 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Menuju IFW 2026, APPMI Perkenalkan Tema 'Ulos Simetria'
Bagikan