Seorang Nelayan Hilang Ditelan Ombak Tinggi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 31 Juli 2017
Seorang Nelayan Hilang Ditelan Ombak Tinggi

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang nelayan dilaporkan hilang di bedahan Plawangan Jetis, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dugaan awal akibat perahu terbalik setelah dihantam gelombang tinggi.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari anggota SAR Jetis pada pukul 07.00 WIB, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB," kata Koordinator Badan "Search and Rescue" Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono di Cilacap, Senin (31/7).

Ia mengatakan, kejadian bermula saat korban atas nama Kasiman (45) dan rekannya Suwarno (35), warga Desa Jetis RT 01 RW 03, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, hendak berangkat melaut menggunakan perahu Andika Jaya.

Akan tetapi saat sampai di bedahan Plawangan Jetis, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menghantam perahu yang mereka tumpangi hingga terbalik.

Akibat kejadian itu, korban atas nama Kasiman hilang terseret gelombang, sedangkan Suwarno dapat menyelamatkan diri.

"Setelah menerima informasi tersebut, kami segera memberangkatkan satu regu Basarnas menuju lokasi kejadian untuk menggelar operasi SAR guna mencari dan menolong korban," katanya.

Ia mengatakan, operasi SAR tersebut juga melibatkan personel TNI/Polri, SAR Jetis, dan potensi SAR lainnya.

Berdasarkan peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, tinggi gelombang maksimum di wilayah pantai selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Samudra Hindia selatan Jateng dan DIY pada hari Senin (31/7) berpeluang mencapai 4 meter.

Tinggi gelombang tersebut berbahaya bagi nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil. (*)

Sumber: ANTARA

#Cilacap #Nelayan Tradisional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Program tersebut dinilai akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Fun
Masjid Perahu Cilacap, Ruang Jeda Pemudik di Penatnya Jalur Selatan
Rest Area Talaga Sunda, Wanareja, Cilacap menghadirkan pengalaman berbeda bagi pemudik dengan kehadiran Masjid As-Shodiqin yang berbentuk menyerupai perahu.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Maret 2026
Masjid Perahu Cilacap, Ruang Jeda Pemudik di Penatnya Jalur Selatan
Indonesia
KPK Temukan Ponsel Berisi Bukti Chat Penggalangan THR OTT Bupati Cilacap
Kasus pemerasan THR di jajaran Pemkab Cilacap ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 13 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Maret 2026
KPK Temukan Ponsel Berisi Bukti Chat Penggalangan THR OTT Bupati Cilacap
Indonesia
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Respons OTT KPK di Cilacap, Ingatkan Integritas Kepala Daerah
Gubernur Jawa Tengah menanggapi OTT KPK terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan menekankan pentingnya integritas bagi kepala daerah dan ASN.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Respons OTT KPK di Cilacap, Ingatkan Integritas Kepala Daerah
Indonesia
Bupati Cilacap Peras Satuan Perangkat Kerja Daerah Dibantu Satpol PP, Rencanakan Uang Terkumpul 13 Maret
Syamsul Auliya menargetkan hal tersebut karena mempertimbangkan waktu pendistribusian uang yang akan dipakai sebagai tunjangan hari raya (THR) untuk forkopimda.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Bupati Cilacap Peras Satuan Perangkat Kerja Daerah Dibantu Satpol PP, Rencanakan Uang Terkumpul 13 Maret
Indonesia
KPK Ungkap Bupati Cilacap Peras 23 Satuan Kerja, Targetkan Dapat Rp 750 Juta
Bupati Cilacap menargetkan mendapatkan Rp 750 juta dari hasil memeras satuan kerja perangkat daerah, tetapi hanya mendapatkan Rp 610 juta.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
KPK Ungkap Bupati Cilacap Peras 23 Satuan Kerja, Targetkan Dapat Rp 750 Juta
Berita Foto
KPK Gelar Konferensi Pers OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam konferensi pers OTT Bupati Cilacap di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 14 Maret 2026
KPK Gelar Konferensi Pers OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Indonesia
KPK Bongkar Permintaan THR Bupati Cilacap ke SKPD, Terkumpul Rp 610 Juta
KPK menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dana THR dari perangkat daerah. Total setoran mencapai Rp610 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
KPK Bongkar Permintaan THR Bupati Cilacap ke SKPD, Terkumpul Rp 610 Juta
Berita Foto
KPK Pamerkan Uang Rp610 Juta dari OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Cilacap di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 14 Maret 2026
KPK Pamerkan Uang Rp610 Juta dari OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Indonesia
KPK Tahan Bupati dan Sekda Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Dana THR
KPK menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekda Sadmoko Danardono sebagai tersangka dugaan pemerasan dana THR dari perangkat daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
KPK Tahan Bupati dan Sekda Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Dana THR
Bagikan