Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun

Rencana Pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih pada Tahun 2025

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PROGRAM Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diproyeksikan mampu memproduksi hingga 2,15 juta ton ikan per tahun. Program tersebut dinilai akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.

Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari menyampaikan, berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan per 25 Maret 2026, potensi produksi tersebut berasal dari pengembangan kampung nelayan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

"Program ini diproyeksikan mampu menghasilkan produksi perikanan hingga 2,15 juta ton per tahun, yang akan memperkuat sektor riil dan ketahanan pangan berbasis kelautan," ujar Qodari dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Menurutnya, peningkatan produksi ikan di tingkat lokal diperkirakan mencapai 10 hingga 30 persen. Peningkatan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebesar 5,4 hingga 16,2 persen."Bahkan, secara hitung-hitungan, setiap kenaikan produksi ikan sebesar 1 persen mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebesar 0,54 persen," lanjutnya.

Baca juga:

Kampung Nelayan Muara Angke Bakal Ditata dengan Konsep Rumah Panggung



Hingga akhir Maret 2026, pemerintah melaporkan kemajuan pesat dalam pembangunan fisik KNMP.

Pada tahap pertama, pembangunan KNMP dimulai pada September 2025 di 65 desa atau kelurahan di 60 kabupaten/kota di 25 provinsi dengan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun. Hingga 30 Maret 2026, progres pembangunan tahap pertama telah mencapai 99,23 persen.

Dari target tersebut, sebanyak 61 lokasi telah selesai dibangun, sedangkan empat lokasi masih dalam proses penyelesaian, yakni di Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kabupaten Sumenep (Jawa Timur), serta Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Garut (Jawa Barat). Selanjutnya pembangunan tahap kedua dimulai pada Desember 2025 di 35 desa atau kelurahan di 35 kabupaten/kota di 17 provinsi dengan alokasi anggaran Rp 660,5 miliar. Hingga 30 Maret 2026, perkembangan pembangunan tahap kedua mencapai 16,68 persen dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan lonjakan pembangunan pada 2026 dengan rencana pembangunan 1.000 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.

"Dengan model ini, setiap kampung nelayan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari jaringan ekonomi yang saling mendukung," pungkasnya.(Asp)




Baca juga:

Rencana Pemerintah Akan Bangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih pada Tahun 2025

#Perikanan #Nelayan #Nelayan Tradisional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Klaim Stok Pangan Aman Buat El Nino, Prabowo Janji Bagikan Ribuan Kapal Nelayan
Presiden Prabowo Subianto umumkan capaian swasembada pangan dan bebas impor solar saat menghadiri 100 Tahun Gontor di Ponorogo. Cek rincian pidatonya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Klaim Stok Pangan Aman Buat El Nino, Prabowo Janji Bagikan Ribuan Kapal Nelayan
Berita Foto
Kemarau Panjang Tekan Hasil Tangkapan Nelayan Muara Baru
Aktivitasl jual beli ikan tangkapan nelayan Muara Baru yang dijajakan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Kemarau Panjang Tekan Hasil Tangkapan Nelayan Muara Baru
Indonesia
KKP Butuh Rp 10 Triliun Bangun Kampung Nelayan Merah Putih
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 KNMP hingga akhir 2029
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
KKP Butuh Rp 10 Triliun Bangun Kampung Nelayan Merah Putih
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Ratusan nelayan Pandeglang terpaksa tidak melaut akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang bikin ikan kabur
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Indonesia
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Ledakan bom ikan di Pandeglang, Banten, menewaskan seorang nelayan dan melukai istrinya. Tim Gegana lakukan sterilisasi, INAFIS olah TKP.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Indonesia
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Esau Sidemo, nelayan asal Maluku Utara, bertahan hidup 26 hari di Samudra Pasifik hanya dengan air hujan, ikan, dan burung.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Indonesia
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Musim kemarau membuat perairan Dermaga Marunda Jakarta Utara surut. Sejumlah kapal nelayan kandas
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Indonesia
Hebat! Koperasi Merah Putih Bilelando 3,5 Bulan Untung Rp 133 Juta Layani 300 Nelayan
KNMP Bilelando di Lombok Tengah mencatat keuntungan Rp133 juta dalam 3,5 bulan operasional.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Hebat! Koperasi Merah Putih Bilelando 3,5 Bulan Untung Rp 133 Juta Layani 300 Nelayan
Indonesia
Berton-ton Ikan Keramba Mati Mendadak di Waduk Kedung Ombo, Nelayan Rugi Ratusan Juta
Sebanyak 10 ton ikan keramba di Waduk Kedung Ombo mati mendadak akibat fenomena upwelling. Nelayan rugi Rp 247 juta.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Berton-ton Ikan Keramba Mati Mendadak di Waduk Kedung Ombo, Nelayan Rugi Ratusan Juta
Indonesia
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Bagikan