Selucu Moo Deng, Anak Kuda Nil Kerdil Curi Perhatian di Kebun Binatang Skotlandia

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 07 November 2024
 Selucu Moo Deng, Anak Kuda Nil Kerdil Curi Perhatian di Kebun Binatang Skotlandia

Haggis, anak kuda nil kerdil di kebun binatang Skotlandia.(foto: X @EdinburghZoo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - HAGGIS boleh saja jauh dari kampung halamannya. Namun, namanya teramat khas Skotlandia. Haggis ialah anak kuda nil kerdil yang kini menjadi daya tarik baru di Kebun Binatang Skotlandia.

Kuda nil kerdil berasal dari hutan dan rawa-rawa di Afrika Barat, khususnya Liberia. International Union for Conservation of Nature (ICUN) memperkirakan hanya ada 2.500 ekor yang tersisa di alam liar saat ini. Jadi tidak mengherankan jika kedatangan salah satu makhluk yang terancam punah ini di Kebun Binatang Edinburgh bulan lalu telah disambut dengan kegembiraan.

Pihak kebun binatang telah menutup sementara kandang kuda nil kerdil demi memberi kesempatan penjaga ahli untuk dapat mengawasi ibu dan bayi pada saat yang sensitif.

Anak kuda nil kerdil betina ini lahir dari pasangan Otto dan Gloria pada 30 Oktober. Pasangan ini juga merupakan orangtua dari Amara, yang lahir pada 2021. Namun, Amara dipindahkan ke Kebun Binatang London tahun lalu sebagai bagian dari program pengembangbiakan spesies yang terancam punah di Eropa.

Baca juga:

Kolombia Rencanakan Relokasi 'Kuda Nil Narkoba'


"Haggis dalam kondisi sehat sejauh ini dan sungguh menakjubkan melihat kepribadiannya yang mulai bersinar," ujar Jonny Appleyard, pemimpin tim kuda nil di Kebun Binatang Edinburgh, dalam pernyataan media yang diunggah secara daring.

“Tiga puluh hari pertama sangat penting bagi perkembangannya, jadi kandang kuda nil kerdil akan ditutup untuk sementara waktu agar kami dapat mengawasi ibu dan bayi pada masa yang sensitif ini,” kata pihak kebun binatang.



Haggis menjadi perhatian setelah Moo Deng dari Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di Thailand jadi sensasi media sosial awal tahun ini. Anak kuda nil kerdil Moo Deng, yang berarti ‘babi goyang’ dalam bahasa Thailand. Kelucuan Moo Deng telah menarik jutaan penggemar sejak para pemeliharanya mulai mengunggah cuplikan kehidupan sehari-harinya sejak kedatangannya pada Juli.

"Meskipun Moo Deng dari Thailand telah menjadi ikon global yang viral, penting untuk diingat bahwa kuda nil kerdil sangat langka. Sangat menyenangkan memiliki duta kecil kami di Edinburgh untuk terhubung dengan pengunjung kami dan membantu meningkatkan kesadaran akan tantangan yang dihadapi spesies ini di alam liar,“ tutup pihak kebun binatang.(dwi)

Baca juga:

Kuda Nil Dikasi Makan Plastik, Taman Safari Bogor Ingatkan Pengunjung UU Perlindungan Satwa

#Sains #Kuda Nil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Melalui ekspedisi Project Pressure, ia berupaya mendokumentasikan sisa-sisa gletser tropis Papua yang terus menyusut akibat perubahan iklim.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Dunia
Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) menemukan 96 persen sistem terumbu karang air dangkal kritis dan dapat lenyap pada 2075.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Lifestyle
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Jika berhasil, ini akan menjadi kali pertama sampel dari Mars atau bulan-bulannya dikembalikan untuk dianalisis di laboratorium di Bumi.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Bagikan