MerahPutih.com - Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) mengeluarkan imbauan agar kapal-kapal yang melintas di sekitar Selat Hormuz meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya insiden serangan terhadap kapal di kawasan tersebut.
“Situasinya masih terus bergejolak. Kapal-kapal harus ekstra waspada dan tidak mengambil risiko tanpa jaminan keamanan,” tulis pernyataan resmi IMO, dikutip Xinhua, Selasa (21/4)
Berdasarkan data resmi yang dirilis di situs web IMO per 19 April dikutip Antara, tercatat 24 serangan terhadap kapal di perairan terdampak, dengan korban jiwa mencapai 10 pelaut.
Baca juga:
Iran Tuntut Militer AS Segera Bebaskan Kapal Touska dan Seluruh Awaknya
Seruan Deskalasi Konflik di Selat Hormuz
Lembaga khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab atas keselamatan maritim itu menekankan pentingnya deskalasi konflik. IMO juga menekankan perlunya kerja sama internasional untuk menjaga keamanan laut.
“Kami menyerukan dialog dan kerja sama multilateral untuk memastikan keselamatan pelayaran di kawasan strategis ini,” tulis pernyataan yang sama.
Baca juga:
Kapalnya Dicegat USS Spruance, Iran Balas Tembaki Militer AS Pakai Serangan Drone
Jaminan Keamanan Bagi Kapal-Kapal di Selat Hormuz
Selat Hormuz dikenal sebagai jalur vital perdagangan energi dunia. Setiap ketegangan di kawasan ini berpotensi mengganggu pasokan minyak global dan memicu gejolak harga energi internasional.
Dengan meningkatnya serangan dan korban jiwa, IMO juga mengingatkan agar kapal-kapal tidak beroperasi tanpa jaminan perlindungan.
Situasi di Selat Hormuz kini menjadi perhatian dunia, terutama karena jalur tersebut menyumbang hampir 20 persen perdagangan minyak global. Ketidakstabilan di kawasan ini dapat berdampak langsung pada perekonomian internasional. (*)