Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selat Hormuz Bergejolak, Organisasi Maritim Internasional Terbitkan Peringatan Ekstra Waspada

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Selat Hormuz Bergejolak, Organisasi Maritim Internasional Terbitkan Peringatan Ekstra Waspada

Kapal tangker melintas di Selat Hormuz. (Pexel/Melike Sena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) mengeluarkan imbauan agar kapal-kapal yang melintas di sekitar Selat Hormuz meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya insiden serangan terhadap kapal di kawasan tersebut.

“Situasinya masih terus bergejolak. Kapal-kapal harus ekstra waspada dan tidak mengambil risiko tanpa jaminan keamanan,” tulis pernyataan resmi IMO, dikutip Xinhua, Selasa (21/4)

Berdasarkan data resmi yang dirilis di situs web IMO per 19 April dikutip Antara, tercatat 24 serangan terhadap kapal di perairan terdampak, dengan korban jiwa mencapai 10 pelaut.

Baca juga:

Iran Tuntut Militer AS Segera Bebaskan Kapal Touska dan Seluruh Awaknya

Seruan Deskalasi Konflik di Selat Hormuz

Lembaga khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab atas keselamatan maritim itu menekankan pentingnya deskalasi konflik. IMO juga menekankan perlunya kerja sama internasional untuk menjaga keamanan laut.

“Kami menyerukan dialog dan kerja sama multilateral untuk memastikan keselamatan pelayaran di kawasan strategis ini,” tulis pernyataan yang sama.

Baca juga:

Kapalnya Dicegat USS Spruance, Iran Balas Tembaki Militer AS Pakai Serangan Drone

Jaminan Keamanan Bagi Kapal-Kapal di Selat Hormuz

Selat Hormuz dikenal sebagai jalur vital perdagangan energi dunia. Setiap ketegangan di kawasan ini berpotensi mengganggu pasokan minyak global dan memicu gejolak harga energi internasional.

Dengan meningkatnya serangan dan korban jiwa, IMO juga mengingatkan agar kapal-kapal tidak beroperasi tanpa jaminan perlindungan.

Situasi di Selat Hormuz kini menjadi perhatian dunia, terutama karena jalur tersebut menyumbang hampir 20 persen perdagangan minyak global. Ketidakstabilan di kawasan ini dapat berdampak langsung pada perekonomian internasional. (*)

#International Maritime Organization #Selat Hormuz #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Dunia
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Gerakan yang memerintah Yaman utara, menyerang tiga kapal tanker minyak Saudi dalam dua hari terakhir,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dunia
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Sebanyak 180 anggota parlemen Iran mendesak para pemimpin negara tersebut untuk mengumumkan pembatalan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Dunia
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Tarif terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz bertentangan dengan hukum maritim internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Dunia
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Trump mengatakan serangan terhadap infrastruktur penting Iran akan dilakukan apabila tidak ada kemajuan dalam negosiasi.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Indonesia
Tarif 20 Persen Trump untuk Kargo Selat Hormuz, Komisi I DPR Minta Pemerintah Tenang
Indonesia perlu bersikap tenang sambil mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap kepentingan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Tarif 20 Persen Trump untuk Kargo Selat Hormuz, Komisi I DPR Minta Pemerintah Tenang
Dunia
Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara
Angkatan Laut Iran (IRGC) bentrok dengan pasukan AS di Selat Hormuz. Ledakan mengguncang Bandar Abbas dan kota pesisir Iran. CENTCOM sebut serangan untuk melemahkan kapabilitas Iran.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara
Bagikan