Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selama Tahun 2017, Polisi Bengkulu Selamatkan Rp 3,1 Miliar Uang Negara

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 29 Desember 2017
Selama Tahun 2017, Polisi Bengkulu Selamatkan Rp 3,1 Miliar Uang Negara

Ilustrasi Korupsi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian Daerah Bengkulu, Provinsi Bengkulu, sepanjang 2017 berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 3,1 miliar dari tindak pidana korupsi.

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung merilis bahwa personel reserse kriminal khusus jajaran polda dan polres berhasil mengungkap dan memproses sebanyak 47 kasus korupsi selama 2017.

"Jika dibandingkan dengan 2016 ada kenaikan sebanyak 36 persen, di tahun itu ada 36 kasus yang selesai kita ungkap dan proses," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (28/12).

Dari 47 kasus tersebut, jumlah total nilai proyek yang dikucurkan sebesar Rp 35,2 miliar dan merugikan negara mencapai Rp 5,9 miliar.

"Polda Bengkulu menyelamatkan Rp 2,21 miliar dan Polres Kota Bengkulu menyelamatkan Rp 951 juta," katanya.

Dengan meningkatnya tingkat penindakan pelaku korupsi di Provinsi Bengkulu, Kapolda Coki berharap hal tersebut menjadi efek jera bagi oknum yang mencoba berbuat korupsi.

Sementara itu, demi meningkatkan upaya proteksi dari tindak pidana, baik pidana umum, pungutan liar bahkan korupsi, Polda Bengkulu mengajak seluruh instansi pemerintahan dan legislatif untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di kantor mereka.

Hal tersebut diyakini akan menutup kesempatan okknum yang berniat akan melakukan tindakan kriminal karena ada pengawasan yang berkesinambungan dari berbagai pihak.

"Sekarang sudah ada 109 CCTV terpasang di seluruh jajaran kepolisian Bengkulu, kita menunggu pemerintah daerah dan DPRD menandatangani kerjasama pemasangan di Pemda dan DPRD," ujarnya. (*)

#Kasus Korupsi #Bengkulu #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Kasus Korupsi ASABRI hingga Krakatau Steel
Eks Jampidsus, Febrie Ardiansyah, ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Polisi membongkar tiga kasus korupsi dalam hal ini.
Soffi Amira - 1 menit lalu
Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Kasus Korupsi ASABRI hingga Krakatau Steel
Indonesia
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU
Eks Jampidsus, Febrie Ardiansyah, resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan TPPU.
Soffi Amira - 37 menit lalu
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU
Indonesia
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Barang bukti itu didapat dari penggeledahan di sejumlah tempat sejak Rabu (10/6).
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Indonesia
TNI Menyeru: Jangan Percaya Narasi Provokatif
Berbagai disinformasi di media sosial sering kali bermunculan untuk memicu kegaduhan, merusak citra institusi, hingga memecah belah sinergitas antara TNI dan elemen negara yang lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
TNI Menyeru: Jangan Percaya Narasi Provokatif
Indonesia
Ingat Pesan Presiden Prabowo: Tidak Ampun Buat Aparat Negara yang Korupsi!
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemberantasan korupsi. Aparatur negara diminta segera berbenah dan memperkuat integritas sebelum aparat penegak hukum bertindak.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Ingat Pesan Presiden Prabowo: Tidak Ampun Buat Aparat Negara yang Korupsi!
Indonesia
Jampidsus Belum Mau Buka Nama Pemilik Emas 74 Kg di Brankas Rumahnya ke Publik
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengakui rumah Sentul yang digeledah Polri adalah miliknya. Polisi menyita emas 74 kg, valas, dan uang tunai Rp 476 miliar dari rumah Jampidsus
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Jampidsus Belum Mau Buka Nama Pemilik Emas 74 Kg di Brankas Rumahnya ke Publik
Indonesia
Febrie Adriansyah Tegaskan Tak Terkait Bisnis Kafe di Cipete, akan Hormati Penyidikan Polri
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis kafe di Cipete yang ramai dibahas di media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Febrie Adriansyah Tegaskan Tak Terkait Bisnis Kafe di Cipete, akan Hormati Penyidikan Polri
Indonesia
Jampidsus Febrie Adriansyah Akui Rumah di Sentul yang Digeledah Polri Miliknya
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengakui rumah di Sentul yang digeledah Polri merupakan rumah pribadinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Jampidsus Febrie Adriansyah Akui Rumah di Sentul yang Digeledah Polri Miliknya
Indonesia
Akhirnya Muncul ke Publik, Jampidsus Febrie Adriansyah Bantah Terlibat Korupsi
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, menegaskan tidak terlibat dalam dugaan korupsi batu bara PLN. Ia memastikan seluruh tugas Jampidsus tetap berjalan normal dan profesional, meski namanya jadi sorotan publik.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya Muncul ke Publik, Jampidsus Febrie Adriansyah Bantah Terlibat Korupsi
Indonesia
LSAK Minta KPK Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Pertimbangkan Ambil Alih Perkara
LSAK meminta KPK mengawasi penyidikan dugaan korupsi dan TPPU dalam tata kelola batu bara. Lembaga tersebut juga mendorong pengambilalihan perkara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
LSAK Minta KPK Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Pertimbangkan Ambil Alih Perkara
Bagikan