Selalu Ingatlah untuk Mencuci Botol Air Minum

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Januari 2024
Selalu Ingatlah untuk Mencuci Botol Air Minum

Jangan lupa mencuci botol air minum. (Foto Unsplash Sandra Seitamaa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BOTOL air minum mungkin menjadi 'teman' sejatimu ketika menjalani aktivitas, seperti bekerja, sekolah, dan berolahraga. Namun, pakar keamanan pangan di Penn State University Martin Bucknavage mengingatkan pentingnya seseorang mencuci botol air minum agar tidak meningkatkan risiko mikroba terakumulasi di dalam botol.

"Setiap kali botol tidak bersih dan ada kelembapan, hal itu akan menimbulkan pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Bakteri ada di mulut dan lingkungan, sehingga akan masuk ke dalam botol," kata Bucknavage, dilansir laman Health, Kamis (18/1).

BACA JUGA:

Botol Minum Harus Sering Dicuci, Banyak Bakteri Menempel

Di sisi lain, profesor ilmu pangan di Rutgers Uniersity Donald Schaffner, PhD juga menyebut kemungkinan botol air minum yang dipenuhi kuman tidak hanya menjijikan tetapi juga berpotensi membayakan kesehatan. "Meskipun kecil kemungkinan botol kotor membuatmu terpapar sesuatu yang bersifat patogen, kemungkinannya bukan nol," ujarnya.

Lalu, seberapa sering harus mencuci botol air minum?

BACA JUGA:

Ini Aturan Memilih Botol Minum yang Aman

Para ahli sepakat bahwa penting untuk mencuci botol secara teratur. Jika kamu menggunakannya setiap hari, kata Schaffner, mencucinya setiap minggu atau beberapa kali adalah jangka waktu yang tepat. Namun cara penyimpanannya dan bahan botol dapat mengubah perhitungan tersebut.

“Jika botolnya ada di dalam ransel atau tas dan bagian luar terbentur benda, mungkin botol tersebut akan lebih cepat kotor ketimbang jika diletakkan di sampingmu sepanjang hari,” ujarnya.

Selain itu, bahan plastik mungkin lebih kondusif bagi mikroorganisme jika dibandingkan dengan baja tahan karat atau kaca, sehingga memiliki lebih banyak celah bagi bakteri untuk masuk. “Plastik juga bisa menyerap bau,” kata Schaffner.

Sementara itu, Bucknavage merekomendasikan seseorang untuk membersihkan botolnya setiap kali selesai digunakan, seperti halnya peralatan makan lain seperti gelas atau piring.(and)

BACA JUGA:

Jangan Simpan Botol Minum Plastik Di Mobil, Ini Akibatnya

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan