Sekolah di Jepang Menyajikan Daging Kobe Gratis untuk Makan Siang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 16 Desember 2020
Sekolah di Jepang Menyajikan Daging Kobe Gratis untuk Makan Siang

Pelajar di Jepang mendapat menu makan siang kobe beef yang terkenal. (Foto: Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Tapi siapa sangka wabah ini ternyata juga memberi impak pada menu makan siang sekolah. Seperti dilansir dari Asahi Shimbun, pelajar di SD Uozaki, Jepang dikejutkan dengan menu makan siang super mewah.

Alih-alih menyantap makan siang normal seperti hari biasanya, para pelajar disuguhkan dengan daging sapi Kobe berkualitas tinggi. Kobe beef disebut-sebut sebagai daging paling berkualitas di dunia. Sehingga harganya pun tidak main-main.

Namun pada akhir November 2020, kafetaria sekolah yang terletak di Kobe itu justru menyajikan Kobe Gyudon sebagai bagian dari makan siang sekolah.

Baca juga:

Ramen Unik dengan Kaldu Pelangi Kini Menarik Banyak Perhatian di Jepang

Sekolah di Jepang Menyajikan Daging Kobe Gratis untuk Makan Siang
Distribusi daging Kobe ini bertujuan untuk membantu penjual daging yang terdampak akibat pandemi. (Foto: Mashed)

Bukan suatu kebetulan jika para siswa diberikan daging mewah ini. Ternyata pemerintah kota setempat memutuskan membagikan daging sapi terkenal daerah mereka ke sekolah akibat pandemi COVID-19.

Seperti yang kita tahu, wabah virus corona akhirnya memaksa restoran di seluruh dunia untuk tutup. Jika dibuka sekalipun, kegiatan makan di luar semakin berkurang. Banyak yang lebih memilih makan di rumah untuk menghindari kontak dan menerapkan social distancing.

Sayangnya hal ini berdampak buruk bagi para penjual daging dan pihak restoran. "Beberapa toko tidak memiliki pelanggan untuk menjual daging. Mereka memiliki begitu banyak persediaan sehingga mereka tidak dapat menyimpan semuanya di lemari es mereka," tutur seorang pejabat dari Asosiasi Koperasi Industri Daging Prefektur Hyogo.

Melihat masalah tersebut, pemerintah akhirnya mengatasinya dengan cara membagikannya ke sekolah-sekolah sebagai santapan makan siang para siswa.

Baca juga:

Uji Coba Masker Kertas, Inovasi Baru Dine In di Restoran

Sekolah di Jepang Menyajikan Daging Kobe Gratis untuk Makan Siang
Pemerintah Jepang memberikan daging Kobe dan produk berkualitas lain sejak April hingga akhir tahun 2020. (Foto: Medium)

Program unik ini dimulai sejak April 2020. Pemerintah Negeri Sakura membayar sekolah untuk membeli produk daging dan makanan laut untuk dijadikan menu makan siang hingga akhir 2020.

Sejak saat itu, wagyu telah disajikan bagi para pelajar di 46 prefektur. Selain daging Kobe, sejumlah produk makanan berkualitas tinggi lain juga diberikan. Mulai dari daging sapi Matsuzaka, daging sapi Omi, kerang lokal, dan jidori (ayam).

Tidak hanya membantu toko lokal, hal ini tentunya juga menguntungkan siswa. Seorang pelajar mengatakan pada 'Asahi Shimbun' bahwa dia akan menyombongkan menu makan siangnya ini pada orang tuanya. Lagipula siapa sih yang tidak bahagia mendapatkan makan siang daging mahal nan enak secara cuma-cuma? (sam)

Baca juga:

Sarung Jari untuk Menjaga Tangan Tetap Higienis

#Jepang #Sekolah #Kuliner #Makanan #Daging Sapi #Makanan Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Bagikan