Gempa Magnitude 7,6 Guncang Wilayah Timur Laut Jepang, 7 Orang Terluka dan 90 Ribu Penduduk Dievakuasi
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Dok/BMKG
MERAHPUTIH.COM — GEMPA berkekuatan 7,6 magnitude mengguncang wilayah timur laut Jepang. Ribuan orang telah diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka. Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa terjadi pada Senin (8/12) pukul 23.15 waktu setempat pada kedalaman 50 km, sekitar 80 km dari lepas pantai wilayah Aomori.
Gempa tersebut memicu peringatan tsunami yang kini telah dicabut, sedangkan gelombang setinggi 70 cm terlihat.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan setidaknya tujuh orang terluka dan memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan selama satu minggu mendatang.
“Pastikan kembali kesiapsiagaan gempa harian Anda, seperti memastikan furnitur terpasang dengan aman, dan bersiaplah untuk segera mengungsi jika Anda merasakan guncangan,” pesan Takaichi
Menurut kantor berita Reuters, perintah evakuasi dikeluarkan untuk sekitar 90.000 penduduk.
Baca juga:
Korban Tewas Gempa Jepang Sentuh 100 Jiwa, 200 Orang Lebih Masih Hilang
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara mengatakan pemerintah telah membentuk kantor respons di pusat manajemen krisis perdana menteri dan mengadakan rapat tim darurat. “Kami melakukan segala upaya untuk menilai kerusakan dan melaksanakan langkah-langkah respons darurat bencana, termasuk operasi penyelamatan dan bantuan,” tambahnya.
Beberapa layanan kereta peluru di sepanjang pantai timur laut telah ditangguhkan. Sementara itu, Tohoku Electric Power menyatakan tidak ada kelainan yang dilaporkan di pembangkit listrik tenaga nuklir Higashidori dan Onagawa akibat gempa tersebut. Selain itu, pihak berwenang Jepang juga telah melapor kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa tidak ada masalah yang terdeteksi di lokasi pembangkit nuklir Fukushima yang sudah dinonaktifkan.
Fukushima mengalami kerusakan ketika gempa berkekuatan 9,0 terjadi di lepas pantai timur negara itu pada 11 Maret 2011. Gempa tersebut, yang merupakan paling kuat yang pernah tercatat di Jepang, memicu tsunami yang menyapu pulau utama Honshu, menewaskan lebih dari 18.000 orang dan menghancurkan seluruh kota.
Jepang merupakan salah satu negara paling rawan gempa di dunia, dengan setidaknya satu guncangan terjadi setiap lima menit.(dwi)
Baca juga:
BMKG Ungkap Tsunami Akibat Gempa Jepang Tidak Berdampak ke Indonesia
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor