Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sekat Plastik di Lapak Pedagang, Pasar Gede Solo Jadi Percontohan Prokes

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 17 Desember 2020
Sekat Plastik di Lapak Pedagang, Pasar Gede Solo Jadi Percontohan Prokes

Pasar Gede Solo, Jawa Tengah menjadi percontohan sebagai pasar tradisional yang menerapkan protokol kesehatan, Kamis (17/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Yatmi (42), tampak sibuk menata barang dagangannya di salah satu sudut lapak Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/12).

Lapak Yatmi tempat berjualan buah pisang tersebut terlihat tidak seperti biasanya. Ada sekat bening dari plastik yang menempel pada rangka pipa paralon.

Plastik tersebut dipasang melingkar, mengelilingi lapak. Di bagian bawah diberikan rongga untuk transaksi jual-beli. Meski sedikit aneh, tetapi transaksi antara pedagang dan pembeli terlihat tak terpengaruh.

Baca Juga:

Gibran-Bagyo Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Gede Solo

Waktu menunjukkan pukul 09.00 WIB. Pasar peninggalan Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat Paku Buwono (PB) X itu mulai dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Soloraya. Bahkan, tak sedikit wisatawan luar Jawa Tengah juga nampak berkunjung di Pasar Gede yang menjadi ikon Kota Solo.

"Ada perubahan signifikan di Pasar Gede setelah ditutup selama sepekan mulai 1-7 Desember akibat sejumlah pedagang terpapar COVID-19," kata Yatmi, saat berbincang dengan Merahputih.com.

Dikatakannya, Pasar Gede mulai dibuka pada Selasa (8/12). Kemudian pada Senin kemarin, pedagang berinisiatif memasang sekat pembatas di setiap lapak sebagai langkah mencegah virus corona.

"Kami tidak ingin pasar ditutup lagi gegara COVID-19. Dengan sekat pembatas, saya merasa terlindungi bisa jaga jarak dengan pembeli," tutur dia.

 Pasar Gede Solo, Jawa Tengah menjadi percontohan sebagai pasar tradisional yang menerapkan protokol kesehatan, Kamis (17/12). (MP/Ismail)
Pasar Gede Solo, Jawa Tengah menjadi percontohan sebagai pasar tradisional yang menerapkan protokol kesehatan, Kamis (17/12). (MP/Ismail)

Ia mengatakan, dengan pemasangan sekat pembatas ini, pembeli tidak komplain atau keberatan. Pembeli justru memberikan dukungan karena juga merasa aman berbelanja.

Tanggapan diutarakan Ayu (39), salah satu pembeli di Pasar Gede. Ia mengaku senang dengan adanya pemasangan sekat plastik tersebut karena secara tidak langsung membantu pembeli mematuhi protokol kesehatan, dalam hal menjaga jarak.

"Kami jadi tidak takut lagi berbelanja di Pasar Gede karena telah menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Kabid Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Sugeng Budi mengatakan, Pasar Gede merupakan satu dari enam pasar lainnya di Jawa Tengah yang dijadikan percontohan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 di pasar tradisional.

Baca Juga:

PMI Solo Bagikan 1.000 Paket PHBS Pencegahan COVID-19 di Pasar Gede

Sekat plastik ini bantuan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.

"Konsep pasar tradisional menetapkan prokes ini juga ditemukan di Pasar Buku (Kota Semarang), Pasar Bintaro (Kabupaten Demak), Pasar Kuwu (Kabupaten Grobogan), Pasar Bendungan (Kabupaten Semarang), dan Pasar Borobudur (Kabupaten Magelang)," paparnya.

Ia menambahkan, pemasangan sekat dipasang Senin (14/12) petang. Selain itu, setiap pedagang juga mendapatkan celemek, masker, penutup kepala, sabun, sarung tangan, pelindung wajah, dan alat pengukur suhu.

Ke depan, pola seperti ini bakal diterapkan di 42 pasar tradisional di Solo. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Seusai Perayaan Imlek Timbunan Sampah di Pasar Gede Tembus 50 Ton

#Pasar Gede Solo #Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Pemkot Solo Tambah Fasilitas Layanan Air Siap Minum di Wisata Pasar Gede
Penambaham fasilitas baru tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pasar Gede Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Pemkot Solo Tambah Fasilitas Layanan Air Siap Minum di Wisata Pasar Gede
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Bagikan