Sekali Cekcok dengan Arteria, Anggiat Dua Kali 'Ambruk'

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 November 2021
Sekali Cekcok dengan Arteria, Anggiat Dua Kali 'Ambruk'

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggiat Pasaribu tiba-tiba ambruk. Keluarga dan kuasa hukumnya, Clanse Pakpahan panik. Pun begitu dengan anggota polisi dan beberapa awak media yang masih berada di lobi utama Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta. Anggiat langsung diberikan pertolongan.

Anggiat pingsan usai menyampaikan permohonan maaf dan mencabut laporan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (24/11). Di tangan kanan Anggiat tampak sebuah perban menempel. Tepatnya di punggung telapak tangan kanan.

Baca Juga:

Jadwal Arteria Dahlan Padat, Polisi Tunda Proses Pemanggilan

"Dia jatuh pingsan karena memang habis berobat, lagi sakit, ada pembekuan darah," ujar salah seorang kerabat Anggiat, Rabu (24/11).

Pengakuan Kakak Anggiat, adiknya pingsan bukan kali ini saja. Terlebih ketika Anggiat disorot usai cekcok dengan Arteria. Anggiat juga sempat pingsan ketika dibawa ke rumah sakit karena tegang menghadapi insiden dengan Arteria.

Keluarga pun langsung membawa Anggiat ke rumah sakit. "Kami langsung pulang saja untuk cek kondisi Anggiat," ucapnya.

Baca Juga:

MKD DPR: Arteria Dahlan Berpotensi Langgar UU MD3 Jika Penuhi Panggilan Polisi

Perseteruan antara Arteria Dahlan dan Anggiat Pasaribu di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta dipicu kesalahpahaman saat pesawat baru mendarat.

Perwakilan keluarga Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan mengungkapkan, adiknya saat itu tengah sakit gigi dan terburu-buru ingin ke toilet. Tanpa sengaja, Anggiat melangkahi koper milik Ibu Arteria Dahlan dan berakhir dengan saling senggol saat keluar pesawat.

"Jadi kondisi adik saya ini kebetulan saat perjalanan kembali dari Bali kondisi giginya sakit, ya mungkin di pesawat nahan buang air. Sedang menahan sesuatu jadi kondisinya kurang stabil, itulah jadi pemicu. Jadi enggak ada hal-hal lain," ujar Clanse.

Baca Juga:

Arteria Dahlan Maafkan Perempuan "Anak Jenderal" yang Memaki Ibunya

Insiden itu kemudian berlanjut ke tempat pengambilan bagasi di mana kemudian video yang memperlihatkan Anggiat sedang berseteru dengan Arteria Dahlan viral di media sosial. Menurutnya, saat itu Anggiat juga tidak menyebutkan bahwa dia merupakan kerabat dari jenderal TNI.

"Bisa dilihat lagi di videonya kalau adik saya tidak menyebutkan bahwa dia kerabat dari seorang jenderal TNI," ucapnya. (Knu)

#Pemilu
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Hal terpenting dalam proses revisi undang-undang krusial itu adalah memastikan pemilu berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Indonesia
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
DPR tak boleh terus menunda pembahasan karena tahapan pemilu semakin dekat.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
Bagikan