Headline

Sejumlah Jalan Protokol di Kota Jember Terendam Banjir

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 06 Januari 2018
Sejumlah Jalan Protokol di Kota Jember Terendam Banjir

Ilustrasi banjir rendam pemukiman warga ( ANTARA FOTO/Rahmad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Hujan deras mengakibatkan banjir melanda Kabupaten Jember membuat sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut terendam banjir.

"Air mulai masuk rumah warga sekitar pukul 14.00 WIB hingga ketinggiannya mencapai satu meter lebih karena sebagian rumah warga letaknya berada di bawah," kata Wildan Hisbullah, salah seorang warga di Lingkungan Condro, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu (6/1) sore.

Meskipun ketinggian air mencapai 1 meter lebih, warga memilih bertahan di rumahnya sambil mengungsikan barang-barang perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi dan menguras air di dalam rumah dengan peralatan seadanya.

"Banjir genangan akibat luapan air sungai tersebut cukup tinggi dan agak lama sehingga ada dua rumah yang bangunannya dari bambu nyaris roboh akibat diterjang banjir tersebut," katanya.

Hujan deras yang mengguyur Jember juga menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol juga tergenang banjir seperti di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Jawa yang merupakan daerah langganan banjir saat musim hujan.

Banjir di jalan protokol yang masuk Kecamatan Kaliwates itu sudah mencapai 40 cm di sisi utara Jalan Hayam Wuruk, sehingga kendaraan yang akan menuju ke kawasan Kota Jember sulit untuk melewati genangan banjir tersebut dan arus lalu lintas juga dialihkan untuk menghindari kemacetan.

Sejumlah kendaraan juga terlihat mogok saat melewati Jalan Hayam Wuruk sehingga aparat kepolisian menutup arus lalu lintas di sisi utara dan mengalihkan ke sisi selatan yang tidak tergenang banjir.

Selain itu, Jalan Jawa yang berada di kawasan Kampus Universitas Jember juga tergenang banjir setinggi lutut sehingga sebagian kendaraan roda dua dan roda empat tidak berani melewati jalan tersebut dan memilih jalan alternatif lain agar tidak terjebak macet dan mogok.

Sementara Pelaksana Kepala BPBD Jember Widi Prasetyo sebagaimana dilansir Antara mengatakan hujan deras yang mengguyur Jember menyebabkan banjir genangan di sejumlah ruas jalan dan belasan rumah di kawasan Condro, Kecamatan Kaliwates terendam banjir akibat sungai meluap karena tidak dapat menampung air yang cukup banyak.

Menurutnya pihak BPBD membantu membersihkan rumah warga dengan menyediakan pompa air, kemudian membuka dapur umum yang diprakarsai oleh ibu-ibu PKK dan BPBD menyuplai bahan pokok, serta memberikan pakaian untuk balita yang rumah orang tuanya terendam banjir.

"Banjir tersebut disebabkan tingginya curah hujan di wilayah Jember selama beberapa jam, sehingga air sungai meluap ke permukiman warga di lingkungan Condro," papar Widi Prasetyo.(*)

#Hujan Deras #Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Prediksi Hujan Lebat Senin 26 Oktober 2026: Jawa Barat dan Jawa Tengah Waspada
BMKG memprakirakan cuaca pada Senin (26/10). Sebanyak 17 wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat Senin 26 Oktober 2026: Jawa Barat dan Jawa Tengah Waspada
Indonesia
Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Banjir Rob
Prakiraan cuaca BMKG 24 Oktober 2026 berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Banjir Rob
Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada Rabu, 21 Oktober 2026. Waspadai gelombang laut hingga 4 meter dan banjir rob.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Bagikan