Relasi

Segera 'Check-In' Biar Hubungan Langgeng

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 07 Mei 2021
Segera 'Check-In' Biar Hubungan Langgeng

Komunikasi adalah kunci dalam hubungan. (Foto: Pexels/Vera Arsic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMUNIKASI adalah kunci dalam hubungan. Kendati demikian, komunikasi dua sejoli tidak selalu berjalan baik. Ada kalanya percakapanmu dan pasangan berakhir bertengkar. Itu karena salah satu pihak tidak benar-benar menyimak.

Pasangan hanya mendengar potongan-potongannya saja. Pasangan ngomong apa, kita mengambil bagian depannya atau belakangnya saja. Alhasil, respon yang diberikan meleset dan tidak nyambung dengan apa yang diucapkan oleh pasangan.

Baca juga:

Menunjukkan Cinta Tak Harus Romantis

Misalnya, maksud hati ingin menegur pasangan, eh si dia malah tersinggung. Sebaliknya, si dia pengin memotivasi kita lebih baik eh kita malah baper dan merasa dianggap seperti anak kecil. Dalam kondisi runyam itu, masing-masing pihak merasa jadi yang paling benar dan pasangannya yang salah. Masing-masing menganggap pasangannya keliru menginterpretasikan maksud mereka.

Meredam kesalahpahaman dengan check-in. (Foto: Pexels/Vera Arsic)

Jika terus merasa pada pola komunikasi seperti itu, kita makin malas cerita, malas meminta, malas menegur, malas memotivasi, dan malas melakukan jenis komunikasi lainnya. Nah salah satu jurus untuk meredam kesalahpahaman adalah check-in atau memastikan maksud dari pasangan.

Kamu perlu mengeluarkan jurus check-in ini setelah pasangan menyampaikan sesuatu yang cukup panjang. Misalnya, dia curhat tentang keadaan harinya, atau mengeluh tentang kondisi hubungan.

"Ketika dia berhenti sejenak untuk menarik nafas, itu adalah momen yang tepat untuk kita jabarkan rangkuman informasi penting yang dia baru saja ucapkan, lalu ditutup dengan kalimat check-in," ujar Lex dePraxis, pakar hubungan. Lex mencontohkan beberapa contoh kalimat check-in. Misalnya, 'itu yang kamu rasakan ya?' 'ada yang kurang tepat kah ringkasan aku tadi?' atau 'aku ada ketinggalan bagian penting yang belum disebut?'

Baca juga:

6 Tipe Cinta Menurut Ahli, Pernah Kamu Rasakan?

"Kelihatannya sederhana, tapi check-in seperti itu sangat powerful. Khususnya bila pasangan sedang terlihat sangat emosional," tutur Lex. Dengan memastikan ucapan pasangan, kita sedang menunjukkan padanya bahwa kita mendengarkan sepenuhnya. Dengan check-in itu, kita sedang menunjukkan bahwa kita benar-benar peduli dan ingin tahu apa pendapat dan perasaannya.

Check-in menundukkan ego. (Foto: Pexels/Vera Arsic)

Dengan check-in juga kita seolah menundukkan ego. Kita tidak ingin cepat-cepat menimpali, menasihati, ataupun memberi solusi. "Check in adalah contoh bahwa kita menghargai keterbukaan pasangan dan bersedia sabar mendengarkan ucapannya lebih jauh lagi," ucapnya.

Check-in adalah demonstrasi bahwa kita menghargai keterbukaan pasangan dan bersedia sabar mendengarkan lebih jauh lagi.

"Coba jujur jawab, seberapa sering kamu merasa dihargai, didengarkan, dipedulikan sejauh itu ceritanya oleh pasangan. Kapan terakhir kamu ingat pasangan benar-benar memperhatikan setiap ucapan dan ceritamu? Lumayan jarang biasanya. Kalaupun pernah kejadian, biasanya di awal hubungan saja," jelas Lex lagi. Itu sebabnya seiring usia hubungan, biasanya miskomunikasi semakin banyak dan niatan ngobrol pun makin menurun. (avia)

Baca juga:

Saat Jatuh Cinta, Pria Andalkan Insting Primitif

#Kesehatan #Wisata #Relasi #Pasangan Romantis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan