Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku

Museum Louvre di Prancis.(foto: pexels-pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MUSEUM Louvre kembali dalam sorotan. Setelah pencurian perhiasan mahkota Prancis nan tak ternilai, museum terbesar di Paris ini mengalami kebocoran. Akibatnya, ratusan karya rusak oleh air.

Wakil administrator museum, Francis Steinbock, mengatakan 300–400 karya, kebanyakan buku, terkena dampak kebocoran itu. Jumlah kerusakan bahkan masih terus dihitung. Steinbock mengatakan kepada media Prancis bahwa kerusakan terjadi di departemen Mesir. Volume yang terdampak mencakup buku-buku yang dirujuk para ahli Egyptologi. Meski begitu, tidak ada buku berharga yang terdampak.

Menurut Steinbock, masalah yang menyebabkan kebocoran, yang ditemukan pada akhir November, sudah diketahui selama bertahun-tahun dan perbaikan baru dijadwalkan untuk dilakukan tahun depan.

Direncanakan, buku-buku yang rusak akan dikeringkan, dikirim ke penjilid, dan dipulihkan sebelum dikembalikan ke rak. Steinbock menggambarkan buku-buku tersebut sebagai jurnal Egyptology dan dokumentasi ilmiah dari akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

“Tidak ada artefak warisan budaya yang terdampak oleh kerusakan ini. Pada tahap ini, kami tidak memiliki kerugian yang tidak dapat diperbaiki atau bersifat permanen dalam koleksi ini,” kata Steinbock kepada kantor berita AFP.

Baca juga:

Museum Louvre Kemalingan, Sistem Keamanan Dipertanyakan

Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Pada November, kelemahan struktural memaksa penutupan sebagian salah satu galeri yang menampung vas-vas Yunani dan beberapa kantor, dan pada 19 Oktober, empat pencuri melarikan diri dengan perhiasan senilai USD 102 juta, mengungkap celah keamanan serius.
Perhiasan tersebut hingga kini belum ditemukan dan museum telah memindahkan beberapa perhiasan paling berharga mereka ke Bank of France.

Sebuah laporan yang diterbitkan pada Oktober oleh badan audit publik Prancis, Cour des Comptes, mengkritik pengeluaran museum yang berlebihan untuk karya seni. Kabarnya, pengeluaran itu hingga mengorbankan pemeliharaan dan renovasi gedung.(dwi)

Baca juga:

Museum Louvre Kemalingan, Jaksa Sebut Pencuri Bawa Perhiasan Senilai Rp 1,54 Triliun

#Prancis #Museum Louvre #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Dunia
Perampokan Museum Louvre, Empat Tersangka lagi Ditahan atas Tuduhan Terlibat Kejahatan Terorganisasi
Dua pria berusia 38 dan 39 tahun, serta dua perempuan berusia 31 dan 40 tahun, semuanya berasal dari wilayah Paris.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Perampokan Museum Louvre, Empat Tersangka lagi Ditahan atas Tuduhan Terlibat Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan