Seberapa Penting Rasa Percaya Diri Itu?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 29 Agustus 2020
Seberapa Penting Rasa Percaya Diri Itu?

Pengaruh rasa percaya diri terhadap keberhasilan kinerja. (Foto: Unsplash/Ayo Ogunseinde)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK semua orang memiliki rasa percaya diri yang besar. Banyak orang yang menilai bahwa hal itu akan membawa kesuksesan untuk hidupnya. Ini ditunjukan lewat bagaimana tindakan atau perilaku seseorang ketika melakukan presentasi, berpidato, wawancara, atau bahkan tampil di depan banyak orang. Namun, apakah benar rasa percara diri berlebih akan meningkatkan kinerja kita?

Dilansir dari Psychologytoday.com, ada kemungkinan hubungan antara kepercayaan diri dan cara kinerja seseorang. Namun, ada faktor lain yang bisa menjadi penentu bagaimana kualitas kinerja kita. Hal itu ialah kemampuan yang dimiliki seseorang. Tidak sebatas rasa percaya diri, kamu tetap membutuhkan kemampuan yang besar untuk meningkatkan kinerjamu.

Baca juga:

Hindari Ketergantungan pada OTC

Hanya ada kemungkinan percaya diri mempengaruhi cara kinerja seseorang. (Foto: Unsplash/Timothy Dykes)
Hanya ada kemungkinan percaya diri mempengaruhi cara kinerja seseorang. (Foto: Unsplash/Timothy Dykes)

Misalkan saja seorang atlet, mereka bisa tampil percaya diri dan berhasil karena tahu seberapa besar kemampuannya. Sehingga rasa percaya dirinya menghasilkan kesuksesan. Penelitian yang dilakukan kepada dua orang untuk mencoba apakah kepercayaan diri akan berpengaruh pada kinerja mereka. Hasilnya memanipulasi diri dengan rasa percaya diri ternyata tidak cukup meningkatkan kinerja seseorang.

Di dalam keadaan tertentu, ada saat di mana kamu merasakan rasa percaya diri yang lebih besar dan berani untuk mengambil sebuah risiko. Sedangkan orang yang pemalu cenderung menarik diri dan enggan untuk mencoba. Hal ini terjadi karena mereka membutuhkan lebih banyak lagi kerpecayaan diri itu. Ditambah dengan adanya rasa kurang percaya diri membuat mereka kehilangan banyak kesempatan emas.

Baca juga:

Memangku Laptop Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan

Tingkatkan rasa percaya diri bila terlalu rendah di dalam dirimu. (Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez)
Tingkatkan rasa percaya diri bila terlalu rendah di dalam dirimu. (Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez)

Terkadang kepercayaan diri yang besar tidak selalu berujung baik. Berbanding terbalik dengan orang yang kurang rasa percaya diri, orang dengan rasa PD (Percaya Diri) yang besar terlalu banyak mengambil risiko dan justru membuat mereka gagal dalam hal tertentu.

Entah itu overconfidence (terlalu percaya diri) atau underconfidence, sesuatu yang berlebihan adalah sebuah risiko. Sehingga kalau kamu menjadi salah satu yang kurang rasa percaya diri, kamu perlu tingkatkan. Sedangkan kamu yang overconfidence, perlu diingat kapan kamu harus mengambil risiko dan menjauhkan diri dari kegagalan. (Ren)

Baca juga:

Pakai Kaus Kaki Basah Saat Tidur Bisa Sembuhkan 4 Penyakit Ini

#Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan Kartu Tanda Peserta ASABRI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Fun
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bukan tentang barangnya, seseorang yang bersedih hanya mencari sensasi kesenangan dari aktivitas kesibukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2025
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Fun
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Ada banyak alasan orang menjadi fomo, salah satunya butuh validasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Desember 2024
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Fun
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Sarkasme punya elaborasi terhadap kecerdasan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 Oktober 2024
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Fun
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Sifat patriarki bisa muncul dalam berbagai bentuk dan dapat memengaruhi hubungan antar pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2024
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Fun
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Apresiasi mungkin hanya berbentuk kata, tetapi memberikan kekuatan luar biasa.
Wisnu Cipto - Minggu, 13 Oktober 2024
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Bagikan