Sebagian Besar Karyawan Google Akan Tetap Bekerja dari Rumah Hingga 2021

Leonard Leonard - Senin, 11 Mei 2020
Sebagian Besar Karyawan Google Akan Tetap Bekerja dari Rumah Hingga 2021

Pandemi yang berkepanjangan memaksa Google perpanjang WFH (Foto: usanewssite)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH beberapa bulan berurusan dengan krisis COVID-19, Google telah membuat keputusan yang tidak mengejutkan, yaitu memperpanjang kebijakan bagi karyawannya untuk tetap bekerja dari rumah. Sementara, versi awal dari kebijakan ini diperkirakan akan berakhir April lalu untuk para pekerja di AS. Penyebaran berkelanjutan dari COVID-19 telah memaksa Google untuk mengubah rencananya.

Untuk ke depannya, karyawan Google akan bekerja dari jarak jauh di sisa tahun 2020. Pengumuman ini datang dari CEO Google, Sundar Pichai saat mengadakan pertemuan dengan semua pihak eksekutif perusahaan, menurut laporan dari laman The Information.

Baca juga:

Layanan Transportasi tidak akan Pernah Sama setelah Pandemi

Langkah ini kemungkinan akan berdampak signifikan pada operasional Google dari waktu ke waktu. Namun, ini tentu saja adalah jalan yang tepat untuk tetap maju. Mengingat banyaknya orang yang dipekerjakan oleh Google, orang dapat berargumen bahwa pihak perusahaan bertanggung jawab dan berperan dalam mengendalikan penyebaran COVID-19.

1
Pihak Google berperan dalam mengendalikan pergerakan massa (Foto: aljazeera)

Tentu saja, keputusan tersebut juga merupakan win-win solution untuk perusahaan ini. Tidak ada yang menghentikan pihak perusahaan untuk mundur, walaupun ancaman pandemi COVID-19 sudah mulai berkurang sebelum tahun 2021.

Namun jika situasi terjadi sebaliknya, dan keadaan semakin memburuk selama pemberlakuan, Google dapat dengan mudah memperpanjang masa penerapan, jika dibutuhkan.

Dalam pengumumannya, Pichai memberi tahu kepada para pekerja bahwa beberapa dari mereka akan diizinkan kembali bekerja di kantor pada Juni atau Juli. Tapi dengan syarat, jika pekerjaan sangat membutuhkan kehadiran fisik mereka, merujuk pada karyawan yang berkerja di bagian pemeliharaan atau mereka yang memiliki peran serupa.

Terlepas dari apapun, bahkan bagi para karyawan, pengalaman bekerja di kantor tidak akan menjadi hal seperti sediakala. Google dilaporkan berencana untuk menerapkan tindakan perlindungan COVID-19 yang ketat di seluruh lokasi kantornya, meskipun belum ketahui bentuk tindakan apa yang akan dilakukan. (lgi)

Baca juga:

Ruang Kaca Privat, The New Normal Makan di Restoran

#Google #Virus Corona #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Tekno
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Gemini seharusnya hanya berinteraksi dengan perusahaan fiktif yang menjadi target simulasi.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Gemini AI Salah Sasaran Saat Uji Keamanan, Retas 3 Perusahaan Sungguhan
Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Bagikan