Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Satu-satunya RS Kanker di Gaza Berhenti Operasi, 4 Pasien Meninggal

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 03 November 2023
Satu-satunya RS Kanker di Gaza Berhenti Operasi, 4 Pasien Meninggal

Foto arsip - Kondisi di dalam Kapel St Philip di Rumah Sakit Al-Ahli Baptist yang diserang Israel di Gaza pada 18 Oktober 2023. (Anadolu Agency/Mustafa Hassona)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik Israel-Palestina memberikan dampak mengerikan khususnya di wilayah kantong (enklave) Gaza. Serangan dan blokade Israel ke Gaza juga berimbas pada operasional rumah-rumah sakit.

Empat pasien dilaporkan meninggal dunia ketika Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina yang menjadi satu-satunya rumah sakit khusus kanker di Jalur Gaza, berhenti beroperasi.

"Empat pasien kanker kehilangan nyawanya hari ini akibat Rumah Sakit Turki berhenti dan sama sekali tidak beroperasi akibat krisis kehabisan bahan bakar," kata direktur rumah sakit Subhi Skaik pada Kamis (3/20) waktu setempat, seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

4 WNI Berhasil Dievakuasi dari Gaza dan Berada di Mesir

"Kematian terjadi akibat kurangnya layanan medis yang diperlukan," tambah Skaik.

Dia menegaskan, seluruh pasien rumah sakit telah dipindahkan ke RS Dar Al Salam di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Pada Rabu, RS Persahabatan Turki-Palestina berhenti beroperasi di bawah kondisi serangan Israel dan bahan bakar yang menipis.

"Rumah sakit kanker utama Gaza kehabisan bahan bakar dan terpaksa menghentikan operasi layanannya sehingga mengancam nyawa 70 pasien kanker," sebut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Baca Juga:

Tiongkok Prioritaskan Masalah Gaza Saat Pimpin DK PBB

Pekan ini, militer Israel memperluas serangan udara dan darat di Jalur Gaza, yang tanpa henti dibom dari udara sejak Hamas meluncurkan serangan lintas batas ke Israel pada 7 Oktober.

Sebanyak 10.600 orang tewas dalam konflik ini yang meliputi 9.061 warga Palestina dan lebih dari 1.538 orang Israel.

Selain merenggut orban jika dan memicu pengungsian, perang ini juga membuat 2,3 juta penduduk Gazi kekurangan persediaan dasar akibat diblokade oleh Israel. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Semua Murid Sekolah di Gaza Meninggal

#Jalur Gaza #Palestina #Konflik Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Bagikan