Marahputih.com - Satgas COVID-19 terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penularan COVID-19 di tanah air.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, pihaknya tak ingin kecolongan terkait adanya lonjakan kasus pasca kegiatan besar.
"Kita juga harus mulai mengantisipasi lonjakan kasus yang berpotensi terjadi akibat dari beberapa kegiatan spesifik seperti perhelatan PON dan libur panjang di bulan Desember," ujar Wiku kepada wartawan, Rabu (1/9).
Baca Juga:
Kapolri Soroti Belum Maksimalnya Persiapan PON Papua
Menurutnya keberhasilan dalam melaksanakan strategi penanganan COVID-19 dalam mengantisipasi lonjakan kasus di Indonesia akan sangat besar pengaruhnya. Terutama untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara produktif dan aman COVID-19.
"Upaya penanganan ini juga akan menjadi kontribusi kita dalam usaha menurunkan status penularan di dunia," jelas dia.
Wiku menyampaikan sebagai negara dengan jumlah penduduk ke-4 terbesar di dunia, Indonesia berperan penting dalam usaha merubah pandemi COVID-19 menjadi endemi. Pemerintah melakukan penguatan strategi di hulu yang berfokus pada strategi defensif dan ofensif.
Strategi terdiri dari pertama, peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M. Kedua, akselerasi vaksinasi dalam skala besar, dan ketiga, peningkatan upaya 3T (testing, tracing, treatment).
Menurut dia, kasus COVID-19 di Indonesia saat ini sudah mulai melandai. Kasus aktif COVID-19 di tanah air berada di angka 5,34 persen per 29 Agustus 2021. Angka ini berada dibawah rata-rata dunia yakni, 8,56 persen.
"Yang perlu dipastikan kapasitas testing COVID-19 di Indonesia terus ditingkatkan secara merata di seluruh wilayah," ujarnya.
Baca Juga:
Pastikan PON Papua Layak Digelar, Kapolri-Panglima TNI Sidak ke Stadion Lukas Enembe
"Ini b
Adapun testing pada minggu ini kembali meningkat menjadi lebih dari 700 ribu orang. Lalu, positivity rate juga turun menjadi 11,94 persen dari minggu sebelumnya yang sebesar 18,34 persen.
"Penurunan persentase kasus aktif nasional ini merupakan perkembangan yang baik, yang dicapai berkat peran aktif seluruh lapisan masyarakat," tutur Wiku. (Knu)