Satgas COVID-19: Mobilitas Warga Melonjak tanpa Diimbangi Kepatuhan Prokes

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 03 Desember 2021
Satgas COVID-19: Mobilitas Warga Melonjak tanpa Diimbangi Kepatuhan Prokes

Tangkapan layar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum di tengah pandemi COVID-19 mengalami lonjakan yang drastis menjelang akhir tahun 2021.

Salah satunya terjadi pada kenaikan penumpang KRL hingga lima kali lipat daripada biasanya. Di bulan Juli 2021, perjalanan menggunakan KRL hanya mencapai 100 ribu.

"Sementara pada November sekitar 600 ribu," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, Jumat (3/12).

Baca Juga:

Kiat Waspadai Varian Omicron versi Jubir Satgas COVID-19 UNS Solo

Selain moda transportasi darat, peningkatan mobilitas juga terjadi pada transportasi udara, yang mengalami peningkatan drastis dalam waktu lima bulan terakhir.

"Sama seperti pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat pada Juli 350 ribu, kemudian meningkat menjadi 1,6 juta pada November," lanjutnya.

Wiku menerangkan, harusnya peningkatan mobilitas masyarakat ini diimbangi dengan kedisiplinan protokol kesehatan.

Sayangnya, data terakhir menunjukkan hal yang berbeda dimana kedisiplinan protokol kesehatan mengalami penurunan yang signifikan.

Tercatat desa atau kelurahan yang warganya patuh mengenakan masker dan tetap jaga jarak mengalami penurunan dari yang awalnya 76,42 persen kemudian menjadi 74,91 persen.

Kemudian berdasarkan catatan, penerapan protokol kesehatan pada Juli sekitar 21 ribu, dan merosot pada minggu ini hingga 9 ribu.

Ini jelas menunjukkan angka pelonggaran yang sangat besar.

"Tentu sangat memprihatinkan," tutur Wiku.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Dinilai Berdampak pada Penurunan Kualitas Demokrasi dan Keragaman

Ia juga menyoroti jumlah suntikan harian vaksin COVID-19 yang tercatat mengalami penurunan selama empat pekan terakhir.

"Angka selanjutnya yang harus dicermati adalah cakupan dan laju vaksinasi di mana data menunjukan terjadinya penurunan pada jumlah suntikan harian selama empat minggu terakhir," ungkap Wiku.

Menurut Wiku, saat ini capaian suntikan dosis satu vaksin COVID-19 sudah hampir mencapai angka 70 persen.

Namun, capaian dosis kedua baru mencapai 25 persen. Jumlah ini masih perlu terus dikejar hingga mencapai target pada akhir tahun ini.

Wiku mengingatkan, belajar dari pengalaman di sejumlah negara lain menunjukan peningkatan jumlah kasus tetap berpotensi terjadi bahkan di negara-negara dengan cakupan dosis kedua yang tinggi.

"Maka dari itu, target kami adalah meningkatkan terus cakupan dosis dua agar dapat memproteksi masyarakat dengan maksimal," ujarnya.

Selain itu, Satgas juga memantau kondisi pada indikator lainnya seperti kasus aktif, angka BOR ruang isolasi di rumah sakit, angka reproduksi efektif atau Rt COVID-19, dan juga mobilitas penduduk yang menunjukan peningkatan.

Wiku mengingatkan disiplin penerapan prokes baik memakai masker maupun menjaga jarak tetap dijalankan.

Dia meminta pemerintah daerah untuk kembali meningkatkan kewaspadaannya untuk mencegah kenaikan kasus.

“Kepada seluruh pemerintah daerah dimohon untuk memonitor penerapan prokes dan cakupan vaksinasi di daerahnya masing-masing dan juga daerah sekitarnya," tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Masa Karantina Diperpanjang Jadi 10 Hari, Satgas COVID-19 Minta Warga Mengerti

#Satgas COVID-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan