Sandiaga Serahkan Penghargaan ke Kampung Wisata Rejowinangun

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 09 Oktober 2021
Sandiaga Serahkan Penghargaan ke Kampung Wisata Rejowinangun

Menparekraf Sandiaga Uno menyerahkan piagam penghargaan desa wisata terbaik peringkat ke 50 di Desa Rejowinangun. (Foto: MP/Humas Pemkot Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kampung Wisata Rejowinangun, Kota Yogyakarta ditetapkan masuk sebagai 50 Desa Wisata Terbaik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada Wakil Wali kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Kampung Rejowinangun, Jumat (8/10)

Sandiaga Uno datang ke Kampung Rejowinangun dengan mengenakan kemeja biru dongker dan memakai blangkon batik khas Yogyakarta.

Baca Juga:

Kemenparekraf Buka Peluang Perbanyak Pembukaan Objek Wisata di DIY

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini disambut pasukan bregodo dan tarian edan-edanan, serta permainan wayang dari dalang cilik Alby Ersani.

Ia segera menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.

“Selamat untuk Kampung Wisata Rejowinangun karena masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia. Ada banyak hal yang bisa dinikmati di kampung wisata ini,” kata Sandiaga.

Lantas ia berwisata menyusuri gang-gang kampung dengan naik sepeda. Saat berwisata, Sandiaga menyempatkan diri melihat produk kerajinan dan kuliner seperti aneka kripik dan jamu. Sandiaga turut merasakan wisata agro di Kampung Rejowinangun.

“Saya mencoba keripik petai. Terasa petainya dan ada kriuk-kriuk krispinya. Jadi ini merupakan daya tarik juga untuk para pecinta kuliner, khususnya di Kampung Wisata Rejowinangun,” jelas Sandiaga di tengah-tengah kunjungan kerjanya.

Ia juga memuji adanya jalur Monalisa, yakni jalur bersepeda yang dikemas dengan sangat menarik karena mampu mengedukasi para pengunjung.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (ANTARA/Heru Suyitno)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (ANTARA/Heru Suyitno)

Sandiaga berharap penghargaan ini dapat membangkitkan desa maupun kampung wisata dan ekonomi masyarakat di masa pandemi COVID-19.

"Kami berharap ini menjadi kebangkitan dan pemulihan untuk UMKM dan wirausaha lapangan kerja terbuka terbuka," tegasnya.

Selain piagam penghargaan sebagai 50 Desa Wisata Terbaik, Kampung Wisata Rejowinangun juga mendapat berbagai fasilitas penunjang seperti akses internet gratis selama satu tahun hingga paket CHSE.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata Rejowinangun Dodik Rahmanto mengatakan, kampung wisata tersebut dikembangkan berdasarkan lima klaster sesuai potensi yang ada di wilayah yaitu klaster budaya, kerajinan, agro, kuliner, dan herbal.

“Kami mengutamakan pemberdayaan masyarakat untuk menggerakkan kampung wisata ini,” katanya yang menyebut Kampung Wisata Rejowinangun sudah dirintis sejak 2010 dan dua tahun kemudian terbentuk secara resmi.

Baca Juga:

Menparekraf Sandiaga Izinkan Anak dibawah 12 Tahun Berwisata, ini syaratnya

Wisatawan yang datang berkunjung akan memperoleh pengalaman langsung berbasis edukasi, di antaranya pembuatan jamu, membuat batik, hingga menanam sayuran.

Kampung Wisata Rejowinangun bahkan sudah memegang rekor MURI sebagai pembuat keripik dengan jenis terbanyak, yaitu ada 272 daun yang diolah menjadi keripik seperti bayam, kenikir, anggur, hingga pare.

Sebelum pandemi COVID-19, Kampung Wisata Rejowinangun banyak menerima tamu dari berbagai daerah bahkan dari Pulau Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

“Banyak yang melakukan studi banding. Tetapi tamu jauh berkurang saat pandemi,” katanya.

Meski sudah masuk sebagai Desa Wisata Terbaik, namun Dodik mengatakan, akan terus melakukan pengembangan di antaranya untuk sektor kerajinan, pengembangan agrowisata, hingga meningkatkan kualitas produk jamu.

“Kami akan upayakan agar jamu produksi kampung wisata ini bisa memperoleh nomor BPOM. Tetapi kualitas jamu tanpa pengawet tetap harus dipertahankan,” katanya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, prestasi Kampung Wisata Rejowinangun tersebut menjadi kado ulang tahun ke-265 Kota Yogyakarta.

“Untuk mengembangkan kampung wisata dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Hotel membawa tamunya untuk datang ke kampung wisata dan juga pihak ketiga untuk terus melakukan promosi wisata,” katanya. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemkab Gunung Kidul Minta Pemerintah Pusat Buka Wisata Pantai Selatan

#Yogyakarta #Sandiaga Uno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Bagikan