MerahPutih Politik - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz dijadwalkan akan bertemu dengan Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawasalu) pada Rabu (28/1).
Wakil Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Jakarta Fernita Darwis menjelaskan pertemuan dengan lembaga pengawas pemilu ditujukan sebagai persiapan dalam menghadapi Pemilihan Umum kepala Daerah (pilkada) serentak pada akhir tahun 2015 mendatang.
"Besok jam 11 siang kita ke Bawaslu," kata Fernita saat dihubungi merahputih.com, Selasa malam (27/1).
BACA JUGA: PPP Optimistis Bisa Ikuti Pilkada Serentak
Fernita yang juga mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP dalam pemilu tahun 2014 silam menjelaskan dalam pertemuan tersebut pihaknya juga akan menjelaskan persoalan hukum dan dualisme kepengurusan yang dihadapi partai politik berlambang Ka'bah.
Sebelum menyambangi Bawaslu, PPP juga sudah berkunjung ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam kunjungannya ke KPU, PPP menegaskan bahwa sengketa hukum PPP antara kubu Djan Faridz dengan kubu M. Romahurmuziy hingga kini masih terus jalan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Makanya kita sambangi Bawaslu buat agar bisa awasi KPU dalam sengketa hukum yang dihadapi PPP," sambung Ferita.
Masih kata Fernita, sebagai lembaga penyelenggara pemilu tentu saja KPU harus bersikap hati-hati dan tidak masuk dalam ranah politik.
"Agar KPU tidak salah ambil keputusan makanya kita minta Bawaslu buat lakukan pengawasan, " tandas Fernita.
Rencananya sejumlah politisi senior PPP juga turut hadir dalam pertemuan dengan Pimpinan Bawaslu, diantaranya mantan Ketua Umum DPP PPP yang juga mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, Mantan Bupati Pandeglang yang juga politisi senior PPP Ahmad Dimyati Natakusumah dan Ketua Umum DPP PPP Hasil muktamar Jakarta, Djan Faridz. (bhd)
BERITA LAINNYA:
Dua Kuasa Hukum BW Datangi KPK, Ada Apa?
Raja Bonaran Akan Ajukan Surat Penangguhan Penahanan