Saat Ganjar Iringi Ridwan Kamil dan Anies Ketika Jadi Satu Tim Makan Bubur Diaduk

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 Februari 2022
Saat Ganjar Iringi Ridwan Kamil dan Anies Ketika Jadi Satu Tim Makan Bubur Diaduk

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jajan bubur ayam di Bandung. (Humas Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Agenda praevent G20 di Bandung, Urban 20, dihadiri para pejabat nasional. Antara lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Di sela agenda ekonomi ini, Anies Baswedan mengisi waktu luang makan kuliner khas Bandung ditemani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga:

Hasil Survei Capres: Anies Unggul di Jawa Barat Kalahkan Ridwan Kamil

Dua gubernur tersebut menikmati bubur ayam PR di Jalan Homan, Kota Bandung. Ini merupakan bubur ayam langganan dari Ridwan Kamil sejak menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan kompak memesan menu bubur ayam yang sama, yaitu bubur ayam, cakwe, ati ampela, dan telor lengkap dengan empingnya.

Uniknya, Ridwan Kamil dan Anies makan bubur dengan ditemani oleh Ganjar. Namun Ganjar yang dimaksud bukanlah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar yang diajak menikmati bubur ayam merupakan musisi asal Kota Bandung. Musisi bernama lengkap Ganjar Noor ini, mengiringi Ridwan Kamil dan Anies dengan beberapa lagu.

"Kebersamaan kita karena Urban 20 tadi ada momen yang serius. Nah, sebelum pulang saya ajak dulu ke bubur ayam langganan saya sejak saya menjabat Wali Kota Bandung," kata Ridwan Kamil di Bubur PR, Kota Bandung, Kamis (24/2/2022) malam.

Sambil makan bubur, kata Ridwan Kamil, dirinya bersama Anies Baswedan membicarakan beberapa hal. Namun bukan urusan politik, melainkan makanan seperti emping, ati ampela, hingga minuman teh botol.

"Ngomongin emping, ngomongin teh botol, ngomongin ati ampela," kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jajan bubur ayam di Bandung. (Humas Jabar)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jajan bubur ayam di Bandung. (Humas Jabar)

Sementara itu, Anies Baswedan menyebut, bubur yang dimakan bersama Ridwan Kamil sangat enak. Dirinya bersama dengan Ridwan Kamil memiliki kesamaan, yaitu sebagai tim bubur yang diaduk.

"Enak (buburnya). Kita memang satu tim, yaitu tim bubur yang diaduk," kata Anies.
Terlihat dalam video Story Instagramnya, Anies melakukan jejak pendapat atau polling tim bubur ayam diaduk atau tidak.

"Sekarang ada tim baru lagi ngecapinnya muter muter atau ngecapinnya zig-zag," ucap Kang Emil.

Hal sontak membuat Anies tertawa. Kang Emil kembali menyebut bahwa bubur ayam diaduk itu biar rasanya merata. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Partai Nonparlemen Wacanakan Bangun Koalisi Pilpres dan Gugat UU Pemilu

#Pemilu #Anies Baswedan #Ridwan Kamil
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Bagikan